Breaking News:

Berita Salatiga

Peningkatan Indeks Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik Akan Hasilkan Pelayanan Efisien Transparan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga mendorong penerapan digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan di Kota Hati Beriman lebih ditingkatkan.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
IST
Sekda Kota Salatiga Fakruroji saat membuka Rapat Koordinasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Plumpungan Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga mendorong penerapan digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan di Kota Hati Beriman lebih ditingkatkan.

Hal tersebut, disampaikan Sekda Kota Salatiga Fakruroji saat membuka Rapat Koordinasi Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Plumpungan Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, Rabu (19/2/2020).

Menurut Fakruroji, pemanfaatan teknologi informasi merupakan langkah nyata dalam upaya reformasi birokrasi yang bermuara pada peningkatan kualitas layanan publik.

Detik-detik Pemotor Tewas Tertimpa Truk Molen di Candi Semarang, Kernet: Rem Blong

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Wahyu Warga Semarang Mendadak Meninggal di Konter Saat Membeli Hp

Pasien Diamputasi Pasca Tersengat Listrik, RSUD Wongsonegoro Semarang Sebut Susilowati Bukan PRT

BREAKING NEWS: Kecelakaan Truk Molen di Semarang, Warga Purwoyoso Tewas Terjepit

"Itu layanan berbasis teknologi penting karena pelayanan ke masyarakat sekarang harus dilakukan dengan baik dan transparan serta cepat," terangnya dalam rilis kepada Tribunjateng.com, Rabu (19/2/2020)

Fakruroji mengatakan peningkatan indeks SPBE Kota Salatiga menjadi hal sangat penting untuk didorong selain diperlukan sekaligus sebagai indikator pengukuran kemajuan sebuah daerah.

Ia menambahkan, dengan meningkatkan pemahaman implementasi SPBE diharapkan bakal menghasilkan sebuah pelayanan yang efisien, efektif, transparan dan partisipatif.

“Ini kesempatan kita untuk lebih meningkatkaan indeks SPBE Kota Salatiga, walaupun sekarang sudah baik.

Karenanya birokrasi pemerintahan harus beradaptasi dengan sistem informasi berbasis IT,” katanya

Pada kesempatan tersebut turut dihadirkan sebagai pemateri Ugi Cahyo Setiono dari Kemenpan RB dan Niki Maradona dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo).

Niki Maradona menyatakan pemerintah pusta dalam lima tahun kedepan mendorong instansi dan pemerintah daerah untuk memanfaatan teknologi informasi sebagai perwujudan smart goverment menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

"Memasuki era society 5.0 kecerdasan buatan diyakini akan mentransformasi big data pada segala sendi kehidupan.

Selain membuka adanya peluang baru.

Langkah ini jauh lebih efisien dengan manajemen resiko yang lebih baik untuk mengidentifikasi dan menghasilkan monitoring hasil yang lebih akurat,” jelasnya (ris)

Jelang Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Provinsi Jateng, Ganjar : Pastikan Jaringan dan Listrik Aman

PDI Perjuangan Belum Tentukan Pilihan di Solo, Ini Tanggapan Gibran dan Purnomo

Wakil Bupati Batang : Kaji Ulang Usulan Omnibus Law Perpajakan

Ingin Tingkatkan Grade KLA di Kabupaten Tegal, Usia Menikah Minimal 19 Tahun

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved