Breaking News:

Berita Semarang

Perusahaan Retail dari Jepang Lirik Segmen Fashion Kota Semarang, Bawa Produk Ramah Lingkungan

Perkembangan fashion Kota Semarang dilirik Uniqlo perusahaan retail global dari Jepang.

Penulis: budi susanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah pembeli tengah memilih pakaian di outlet Uniqlo DP Mall Kota Semarang, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perkembangan fashion Kota Semarang dilirik Uniqlo perusahaan retail global dari Jepang.

Hal itu dibuktikan dengan dibukanya outlet Uniqlo DP Mall Semarang sejak Oktober tahun lalu.

Produk fashion ramah lingkungan pun dihadirkan oleh Uniqlo di outletnya.

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Yanto Meninggal Kecelakaan Tertimpa Truk Molen di Semarang

Detik-detik Pemotor Tewas Tertimpa Truk Molen di Candi Semarang, Kernet: Rem Blong

Pasien Diamputasi Pasca Tersengat Listrik, RSUD Wongsonegoro Semarang Sebut Susilowati Bukan PRT

Hubungan Terlarang Terkuak Gara-gara Tangisan Bayi, Ditemukan Warga di Warung Ringroad Mojosongo

Menurut Stefanie Saragih PR Manager Uniqlo, inovasi Dry Ex yang diterapkan pada produk Uniqlo menjadi trobosan fashion ramah lingkungan.

"Untuk mewujukan hsk itu kmi bekerja sama dengan Toray Industries untuk mendaur ulang botol-botol plastik menjadi bahan pakaian berkualitas siap pakai," katanya, Rabu (19/2/2020).

Dilanjutkannya, konsep LifeWear dengan menyediakan pakaian sehari-hari yang dirancang untuk membuat hidup menjadi lebih baik menjadi moto Uniqlo.

"LifeWear ramah lingkungan coba kami tawarkan untuk masyarakat Kota Semarang di outlet DP Mall," paparnya.

Menurutnya, Kota Semarang sangat potensial untuk pemasaran produk fashion ramah lingkungan.

"Melihat perkembangan fashion di Kota ini, kami yakin produk ramah lingkungan jadi pembeda dan bisa diterima masyarakat," imbuhnya.

Ditambahkannya, baik produk untuk balita hingga dewasa berkualitas tinggi disedikan di outlet DP Mall Semarang.

"Ini eranya fashion ramah lingkungan, jadi kami mencoba masuk di segmen tersebut," tambahnya. (bud)

Dinkes Kabupaten Pekalongan Imbau Warga Tak Panik Terhadap Virus Corona

Tunjangan Pengurus Badan Permusyawaratan Desa di Kudus Naik Sampai 73 Persen‎

Bimtek Wirausaha Baru Santri oleh Kemperin, Bupati Umi : Semoga Mendapatkan Ilmu yang Bermanfaat

Warga Keluhkan Kemacetan di Kertek Wesi Sampangan, Pemkot Semarang Segera Lakukan Pelebaran

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved