Breaking News:

Berita Salatiga

Sering Longsor hingga Angin Kencang, Satpol PP Kota Salatiga Simulasi Penanganan Korban Bencana

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga menggelar simulasi penyelamatan korban bencana alam, Rabu (19/2/2020).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Sejumlah peserta saat mengikuti simulasi penyelematan korban bencana di Taman Kota Bendosari Salatiga, Rabu (19/2/2020). TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga menggelar simulasi penyelamatan korban bencana alam, Rabu (19/2/2020).

Kepala Bidang (Kabid) Kebakaran dan Kebencanaan Satpol PP Kota Salatiga Celso Edgar mengatakan pelatihan kebencaan dilakukan agar peserta yang berasal dari perwakilan setiap kelurahan dapat cepat tanggap ketika terjadi bencana.

"Pelatihan atau simulasi yang kami lakukan juga sesuai potensi bencana yang sering terjadi di Salatiga seperti tanah longsor, angin puting beliung dan kekeringan," terangnya kepada Tribunjateng.com, di Taman Kota Bendosari Salatiga, Rabu (19/2/2020).

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Wahyu Warga Semarang Mendadak Meninggal di Konter Saat Membeli Hp

Detik-detik Pemotor Tewas Tertimpa Truk Molen di Candi Semarang, Kernet: Rem Blong

Pasien Diamputasi Pasca Tersengat Listrik, RSUD Wongsonegoro Semarang Sebut Susilowati Bukan PRT

Sebelum Helikopter MI-17 Jatuh, Ini yang Dikatakan Praka Yanuarius kepada Ibunya Lewat Telepon

Edgar menjelaskan sebelum dilangsungkan simulasi penyelamatan lapangan para peserta yang terdiri dari warga perwakilan kelurahan, anggota linmas dan personil Banpol diberi pelatihan ketahanan fisik.

Ia menambahkan, selain pelatihan fisik para peserta juga diberikan pengetahuan penanganan pertolongan awal korban dari PMI Kota Salatiga.

"Total peserta seluruhnya berjumlah 55 orang.

Dengan kesiapan mereka bekal yang dimiliki nanti dapat membantu masyarakat ketika terjadi bencana.

Kemudian pengetahuan dapat ditularkan kepada lainnya," katanya

Pihaknya menyatakan, pada simulasi yang dilangsungkan kali ini peserta diajari mengevakuasi korban bencana alam berupa tanah longsor.

Simulasi ini pula diharapkan lebih memberi pemahaman secara detail kemungkinan kesulitan ketika terjun dilapangan nanti. (ris)

Jalan Mataram Kota Tegal Langganan Berlubang, DPUPR : Banyak Kendaraan Bertonase Besar Melintas

Peningkatan Indeks Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik Akan Hasilkan Pelayanan Efisien Transparan

PDI Perjuangan Belum Tentukan Pilihan di Solo, Ini Tanggapan Gibran dan Purnomo

Wakil Bupati Batang : Kaji Ulang Usulan Omnibus Law Perpajakan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved