Berita Demak

KKP Gandeng BRI, Berdayakan Usaha Nelayan Demak, Ini Rencana Programnya

60 nelayan nantinya akan dilatih untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan nelayan, pengelolaan keuangan, bagaimana cara merawat mesin kapal.

KKP Gandeng BRI, Berdayakan Usaha Nelayan Demak, Ini Rencana Programnya
TRIBUN JATENG/MOCH SAIFUDIN
Program Pengembangan dan Diversifikasi Usaha Nelayan di Balai Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Rabu (19/2/2020). Program itu digagas DJPT KKP RI dan BRI. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI melaksanakan Program Pemberdayaan Nelayan.

Yakni melalui Pengembangan dan Diversifikasi Usaha Nelayan di Balai Desa Morodemak, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Rabu (19/2/2020).

Direktur Perizinan dan Kenelayanan DJPT KKP RI, Ridwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan dan amanah sebagai perhatian khusus bagi masyarakat nelayan sebagai pelaku utama pembangunan perikanan tangkap.

Satu Warga Pekalongan Meninggal, Tak Sadar Seusai Terjatuh, Hendak Ambil Gayung di Depan Rumah

Media Singapura Soroti Posisi Baru Indra Sjafri, Dianggap Lebih Cocok Dampingi Shin Tae-yong

Kelanjutan Larangan Tampil Dua Musim Liga Champions, Petinggi Man City Mulai Ajukan Banding

Hemat Pengeluaran Semusim, Cara Lama Bakal Dilakukan Persiraja Banda Aceh, Kalau Negoisasi Gagal

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan kerja sama Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, KKP dengan PT BRI melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).

”Penandatangan kerja sama (PKS) tersebut telah ditandatangani bersama pada 27 Januari 2020 di Palembang, Sumatera Selatan bertepatan dengan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) DJPT,” jelas Ridwan.

Ridwan menjelaskan, kegiatan yang berlangsung pada 19 - 21 Februari 2020 ini, merupakan implementasi awal kerja sama DJPT dengan PT BRI.

Yang merupakan pilot project model program pemberdayaan nelayan melalui dana CSR PT BRI dan APBN DJPT - KKP.

Selanjutnya akan ada lokasi atau desa nelayan lain yang akan dibantu dan difasilitasi pengembangannya.

Baik fasilitasi fisik (sarana dan prasarana desa) maupun pemberdayaan usaha nelayan dan keluarganya.

Kegiatan ini diikuti 110 orang peserta yang terdiri dari 60 nelayan dan 50 wanita nelayan.

Halaman
12
Penulis: Moch Saifudin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved