Liputan Khusus

Mengintip Vila Mewah Nurhadi di Puncak (1)

13 Februari lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA),

Mengintip Vila Mewah Nurhadi di Puncak (1)
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, seusai diperiksa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (8/3/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- 13 Februari lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi sebagai buron. 

Selain Nurhadi, KPK juga menetapkan Rezky Herbiyono menantu Nurhadi, serta Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto, sebagai buron. Mereka terlibat dalam kasus suap perkara di MA.

Berbekal informasi Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman yang mengungkap sebuah villa mewah di kawasan Puncak, Bogor Jawa Barat milik Nurhadi.

"Desa suka manah kecamatan mega mendung kab bogor...Klo Dr arah Jakarta keluar tol gadog arah puncak ga jauh Dr lampu merah gadog ada belokan ke kanan arah Polsek mega mendung..setelah masuk ke jalan tersebut cari PUSDIK MA (kiri jalan) posisi Villa ada sebelah kanan kurang lebih 200 meter setelah PUSDIK MA," tulis sang informan kepada Boyamin Saiman.

Tribun kemudian melacak informasi dari Bonyamin. Dari informasi yang didapat, Tribun kemudian mendapati sebuah vila mewah dengan luas tanah kurang lebih 10.000m2. Tembok bagian depan luar rumah menggunakan batu alam. Gerbang masuk utama menggunakan kayu ulin yang tebal.

Vila yang diduga milik Nurhadi (berdasar informasi dari Ketua MAKI) berada di Jalan Cikopo Selatan, Sukamanah, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Persisnya tidak jauh dari lokasi Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI.

Ketika disambangi tidak ada penjaga yang menyaut dari dalam area vila mewah milik Nurhadi. Dari kejauhan terlihat aktivitas kurang lebih lima orang, yang tengah bersih-bersih di halaman vila. Tembok yang berbatasan dengan kediaman warga lain, menjulang tinggi.

Vila dibagi menjadi tiga bagian, yakni bagian depan, tengah dan belakang. Sekeliling vila bernuansa hijau, sejuk, dan asri. Terdapat banyak pepohonan dan rerumputan dengan halaman yang luas.

Terlihat seorang pria dewasa mengenakan kaos hijau yang sedang memanggul ranting-ranting. Tapi tak merespon ketika dipanggil. Lima warga yang ditanyai soal vila tersebut, membenarkan bahwa itu merupakan milik Nurhadi.

Dilihat dari atas, usai memasuki gerbang utama terdapat satu pos penjaga. Bagian depan vila merupakan bangunan besar berbentuk joglo. Genteng joglo berwarna oranye. Terdapat satu kolam ikan di sebelah kanan joglo.

Bangunan joglo tersambung dengan bangunan modern, minimalis di belakangnya. Antar bangunan tersambung dengan satu lorong panjang. Bangunan dicat berwarna putih. Terdapat satu kolam di bagian belakang. Bangunan-bangunan itu dikelilingi pepohonan tinggi. Sehingga suasana vila terlihat asri.

Vila milik Nurhadi ditengarai mencapai miliaran rupiah. Berdasarkan penelusuran Tribun Network di rumah123.com, beberapa orang menjual seharga Rp 750.000 - Rp 1.000.000 /m2 di area Megamendung. Sementara luas tanah vila mewah Nurhadi diperkirakan mencapai 10.000 m2 atau 1 hektare. Maka harga untuk 10.000 m2 diperkirakan mencapai Rp 7,5 miliar tanpa bangunan. (tribun network/denis/genik)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved