Breaking News:

Berita Semarang

AJI Indonesia Soroti Plus Minus Menjamurnya Media Online

Dampak menjamurnya media online itu, di antaranya informasinya tidak akurat, berita cenderung dangkal, banyak pemberitaan keluar konteks.

Penulis: raka f pujangga
Editor: deni setiawan
AJI INDONESIA
AJI Indonesia memberikan pembekalan kepada 30 jurnalis melalui workshop etik dan profesional jurnalis yang digelar di Hotel Metro Kota Semarang, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia memberikan pembekalan kepada 30 jurnalis melalui workshop etik dan profesional jurnalis yang digelar di Hotel Metro Kota Semarang, Jumat (21/2/2020).

Kegiatan tersebut diikuti jurnalis dari berbagai media massa sejumlah daerah di Indonesia yang digelar AJI Indonesia bekerja sama dengan Kedutaan Australia Jakarta.

Jelang Penutupan Bursa Transfer Liga 1, Bruno Matos Resmi di Madura United, Sempat Dikaitkan Persib

Sembilan Pemain Timnas Indonesia Dipulangkan Shin Tae-yong, Paling Banyak Asal Bali United

Ketua Bidang Pendidikan AJI Indonesia, Dandy Koswaraputra mengatakan, pembekalan etika dan profesionalisme sebagai sikap menghadapi Indonesia yang saat ini mengalami booming informasi melalui media sosial.

Jurnalis harus bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial karena tak sedikit merupakan hoaks.

"Terlihat dari jumlah pengguna Instagram yang mencapai 53 juta, 50 juta pengguna Youtube, dan 12 juta tweet per hari netizen Indonesia."

"Selain itu, 115 juta akun aktif FB di Indonesia dan 350 juta foto per hari global," kata Dandy Koswaraputra dalam keterangannya.

Adapun media online di Indonesia mencapai 43 ribu.

Padahal hanya sekira 200 di antaranya terverifikasi di Dewan Pers.

"Rata-rata ada 25 ribu berita atau artikel baru yang diproduksi setiap hari di Indonesia," kata dia.

Bahasa Indonesia Makin Mendunia, Digunakan Klub Kasta Kedua Spanyol Sapa Penggemar

Demi Bisa Keluarkan Honda Brio Miliknya, Yolandari Tukar Mobil Ardi, Dijadikan Jaminan di Pegadaian

Dia menjelaskan, dampak menjamurnya media online itu, di antaranya informasinya tidak akurat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved