Breaking News:

Berita Pati

Fenomena Banyak Pelajar Pati dan Jepara Meninggalkan Rumah Demi Menjadi Anak Punk Jalanan Pantura

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati menggelandang tujuh remaja yang mengklaim diri Anak Punk, Minggu (24/2/2020) kemarin.

Istimewa
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati menggelandang tujuh remaja yang kerap diidentifikasi dengan istilah “anak punk” ke Mako Satpol PP Pati, Minggu (24/2/2020) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati menggelandang tujuh remaja yang mengklaim diri Anak Punk, Minggu (24/2/2020) kemarin.

Dari ketujuh remaja laki-laki tersebut, satu di antaranya merupakan warga Tambakromo, Kabupaten Pati.

Adapun selebihnya merupakan warga Kabupaten Jepara.

Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Sutono saat menertibkan anak punk yang naik di atas truk di Jalan Pantura Pekalongan Kota, Minggu (23/2/2020).
Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Sutono saat menertibkan anak punk yang naik di atas truk di Jalan Pantura Pekalongan Kota, Minggu (23/2/2020). (Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo)
Puluhan anak punk yang diamankan anggota Polsek Bojong.
Puluhan anak punk yang diamankan anggota Polsek Bojong. (IST)

Jawaban Sugeng Pria Purwokerto saat Dijanjikan Mobil oleh Warga Belanda Agar Mau Jual Koleksinya

Heboh! Bermaksud Ingin Tularkan Virus Corona, 3 Remaja di Singapura Sengaja Ludahi Tombol Lift

Playboy Cap Facebook, Remaja Yogya Setubuhi 6 Cewek Kenalan di FB, 1 Korban Sampai Hamil

Remaja Klaten Melakukan Seks dengan Jok Motor Berhias Pakaian Dalam Wanita Curian, Digrebek Warga

“Mereka ditemukan tengah nongkrong di tepi jalan raya."

"Kami bawa ke kantor untuk kami beri pembinaan,” ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Hadi Santosa kepada Tribunjateng.com, Senin (24/2/2020).

Ia mengatakan, saat ini ketujuh remaja tersebut telah dijemput oleh orangtua masing-masing.

Menurut Hadi, pihaknya melakukan pembinaan kepada Anak Punk  ini karena cukup sering ada orangtua yang melaporkan kehilangan anaknya.

Ketika ditemukan ternyata si anak bergabung ke komplotan “anak punk”.

Satpol PP Pati menilai hal ini cukup meresahkan para orangtua.

Sehingga, mereka berupaya mengembalikan anak-anak tersebut kepada orangtua mereka masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved