Bea Cukai Tanjung Emas

Industrial Asistance, Komitmen Bea Cukai Dorong Ekonomi Jateng

Bea Cukai Tanjung Emas menyelenggarakan sharing session kepada Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Senin (24/02/2020).

IST
Bea Cukai Tanjung Emas menyelenggarakan sharing session kepada Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Senin (24/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Laksanakan tugas sebagai Industrial Assistance, Bea Cukai Tanjung Emas menyelenggarakan sharing session kepada Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Senin (24/2/2020).

Acara yang digelar di aula lantai 4 Bea Cukai Tanjung Emas tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bea Cukai Tanjung Emas.

Selain itu, acara ini juga menghadirkan narasumber Cahya Nugraha dari Kanwil Bea Cukai Jateng & DIY  Bidang Fasilitas dan Perijinan.

 “Kami akan dengan senang hati mendengar keluhan dan permasalahan dari pengguna jasa, akan kami  cek masalah di lapangan dan kalau bisa kita beri solusi terbaik seperti kemarin terkait ekspor kita tindaklanjuti masukan dari pengguna jasa dengan menyederhanakan regulasi, kita adakan joint inspection bersama karantina. Ini adalah contoh nyata bagaimana kami memang berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah,” papar Anton Martin saat memberi sambutan.

Acara ini juga disambut baik oleh Ketua Asosiasi Perusahaan Kawasan Berikat Indonesia , Ade Sudrajat.

“APKB sangat mengapresiasi langkah Bea Cukai Tanjung Emas yang memberikan forum kita untuk diskusi dan sharing session seperti ini, karena ini adalah wadah kami dalam mencoba berkontribusi untuk mendorong penyederhanaan regulasi”ungkap Ade Sudrajat. 

Bea Cukai Tanjung Emas menyelenggarakan sharing session kepada Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Senin (24/02/2020).
Bea Cukai Tanjung Emas menyelenggarakan sharing session kepada Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB), Senin (24/02/2020). (IST)

Dalam rangka mendorong target pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang ditarget di angka 7% pada 2023, Bea Cukai siap membantu dan berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan semaksimal mungkin terutama dalam bisnis perdagangan.

Cahya Nugraha mengungkapkan bahawa fasilitas yang dapat mendukung perusahaan kawasan berikat yakni penangguhan Bea Masuk dan PDRI. 

Sebagai Trade Fasilitator dan Industrial Asistance, Bea Cukai juga memiliki tugas untuk memberikan stimulasi kepada industri dalam negeri agar mampu bersaing dengan industri global.

Seperti penurunan nilai pembebasan terhadap barang kiriman dari US$ 75 menjadi US$3 merupakan contoh kontribusi Bea Cukai dalam melindungi UMKM dalam negeri terhadap barang impor.

Bea cukai juga berharap agar masyarakat dapat lebih mengutamakan belanja produk dalam negeri daripada luar negeri sehingga industri dalam negeri dapat tumbuh dan berkembang. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved