Berita Pati

Canangkan Pembangunan Zona Integritas, KPPN Pati: Sesuai Lima Nilai Kemenkeu

Kepala KPPN Pati Mulyo Slamet menegaskan, pihaknya berkomitmen mewujudkan WBK dan WBM melalui upaya pencegahan korupsi.

TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
KPPN Pati melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM, Selasa (25/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pati melaksanakan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Prosesi pencanangan ini dilakukan di Aula KPPN Pati, Selasa (25/2/2020).

Pasien dalam Pengawasan Corona Meninggal, RSUP Kariadi Semarang: Saat Dirawat di Ruang Isolasi ICU

Seruan Moral Profesor Unnes, Prof Suyahmo Berkeberatan Namanya Dicatut, Bakal Ajukan Tuntutan

Kepala KPPN Pati Mulyo Slamet menegaskan, pihaknya berkomitmen mewujudkan WBK dan WBM melalui upaya pencegahan korupsi.

Reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia menambahkan, upaya pembangunan zona integrtitas menuju WBK/WBBM tersebut berlandasakan pada nilai-nilai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Yakni integritas, profesionalisme, sinergi, pelayanan, dan kesempurnaan.

"Menyukseskan pembangunan zona integritas menuju WBK ini, kami mohon dukungan seluruh mitra kerja untuk tidak memberikan imbalan/gratifikasi atas seluruh layanan kami."

"Kami juga terbuka untuk menerima masukan dan saran demi meningkatkan kualitas layanan,” ungkap Mulyo Slamet.

7 Pelajar Pesta Congyang di Depan Kantor Damkar Semarang, Lepas Penat Seusai Ujian Praktik Sekolah

Oei Min Gie Akui Jual Kosmestik Tanpa Izin Edar, Terancam Pidana 10 Tahun Penjara

Sementara, Bupati Pati Haryanto yang menyaksikan pencanangan tersebut menyampaikan, dirinya bukan kali ini saja menyaksikan pencanangan WBK.

Melainkan sudah beberapa kali di sejumlah instansi di lainnya Kabupaten Pati.

“Ini memang sudah menjadi kewajiban bersama, dengan adanya reformasi birokrasi dan peraturan yang sangat ketat terhadap penyelenggaraan pemerintah."

"Termasuk pengelolaan keuangan,” ucap dia.

Haryanto menyebut, pencanangan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi.

Atau bahkan menghilangkan praktik-praktik korupsi di lingkungan birokrasi. (Mazka Hauzan Naufal)

Ular Piton Memangsa Belasan Ayam, Warga Bergidik Ketika Tahu Ukurannya

Naksir Wanita Ternyata Istri Orang, Remaja di Semarang Ini Gantung Diri di Ruang Tamu Rumahnya

Jodi Ditangkap BNNP, Lagi Transaksi di Pedurungan Semarang, Pengendali Napi Lapas Kedungpane

Peringatan Dini BMKG: Berlaku Hingga Kamis, Jateng Diguyur Hujan Ekstrem, Ini Data Lengkapnya

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved