Berita Regional

Isfan Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Buka Suara Soal Penggundulan Kepala Mereka

Kepala tiga tersangka tragedi susur sungai SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta digunduli

Isfan Tersangka Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Buka Suara Soal Penggundulan Kepala Mereka
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Polisi menunjukkan tiga orang tersangka Isfan, Danang dan Riyanto dalam kasus kegiatan susur sungai siswa SMP N 1 Turi berujung maut di Mapolres Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (25/2/2020). Pihak kepolisian sampai saat ini telah menetapkan tiga orang tersangka yang ketiganya merui[akan guru pembina kegiatan Pramuka di SMP N 1 Turi dengan sangkaan telah melanggar pasal 359 KUHP dan Pasal 360 ayat 1 KUHP karena kesalahannya menyebabkan orang meninggal dunia atau terluka. 

TRIBUNJATENG.COM - Kepala tiga tersangka tragedi susur sungai SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta digunduli.

Ketiganya yakni Isfan Yoppy Andrian kelahiran Sleman 11 April 1983 status PNS guru SMPN 1 Turi Sleman, Danang Dewo Subroto Kelahiran Sleman 24 Januari 1963 dan RIsfannto Kelahiran Sleman 1962 status PNS.

Perdebatan tentang penggundulan tersangka susur sungai yang merupakan guru di media sosial ternyata sampai ke telinga tersangka.

Duda Dory Harsa Penabuh Gendang Didi Kempot Mesra dengan Nella Kharisma : Beb!, Status Cak Malik?

Remaja Kudus Pelaku Bullying Ketakutan, Tak Masuk Sekolah dan Kabur dari Rumah Seusai Video Tersebar

Siswi SMA Pekalongan Bunuh Diri, Polisi Tak Menyangka Hal Sepele Bisa Buat Remaja Itu Nekat

Kisah Zaini Manipulasi Aplikasi Ojol Omzet Rp 500 Juta, Miliki Akun Fiktif dan Ribuan SIM Card

Pada Rabu (26/2/2020), tersangka Isfan mewakili dua tersangka lainnya ingin meluruskan informasi yang simpang-siur.

Isfan mengatakan bahwa ia bersama dua rekannya dalam keadaan baik dan tidak mendapatkan tekanan apapun.

Ia pun menceritakan bahwa selama pemeriksaan dan penahanan diperlakukan dengan baik.

Mematahkan perdebatan di luar, Isfan mengatakan bahwa penggundulan ini karena permintaan mereka sendiri.

"Jadi kalau gundul itu memang permintaan kami, jadi pada dasarnya demi keamanan, karena kalau saya tidak gundul banyak yang melihat saya.

Kalau gundul kan sama-sama di dalam gundul semua. Jadi ini permintaan kami," ujarnya.

Mereka tidak ingin terlihat mencolok sehingga, selain gundul mereka juga ingin mengenakan seragam tahanan yang sama dikenakan oleh tahanan lainnya.

Halaman
123
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved