Berita Pekalongan

Di Kabupaten Pekalongan, Seluruh Kades Didoakan Selamat Dunia Akhirat

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menjelaskan, dari tahun ke tahun, dana desa dalam penganggarannya mengalami kenaikan signifikan.

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menyoal dana desa di wilayahnya, Rabu (26/2/2020) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berpesan, kepala desa untuk memahami filosofi sekaligus landasan penganggaran dana desa.

Hal tersebut diutarakan Bupati Asip saat membuka sosialisasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2020, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Rabu (26/2/2020).

Sosialisasi ini diikuti 692 orang, dimana 272 di antaranya adalah kades di Kabupaten Pekalongan.

Viral Ibu Hamil Tertabrak Mobil, Sopir Ternyata Injak Pedal Gas Bukan Rem, Korban Terjepit Tiang

Virus Corona Sudah Ancam Kota Turin, Bagaimana Keadaan Cristiano Ronaldo dan Markas Juventus?

Deni Si Hacker Berhati Mulia Asal Cilacap, Modal Otodidak Bisa Bongkar Celah Web Ombudsman RI

Bupati menjelaskan, dari tahun ke tahun, dana desa dalam penganggarannya mengalami kenaikan signifikan.

Tercatat, pada 2015 jumlah DD Rp 77,7 miliar, menjadi Rp 174,5 miliar di tahun berikutnya.

Lalu pada 2017 meningkat lagi menjadi Rp 222,5 miliar, 2018 Rp 227,8 miliar, dan 2019 meningkat menjadi Rp 259,7 miliar.

Untuk tahun ini dikabarkan sekira Rp 266.3 miliar.

"DD merupakan anggaran dari Pemerintah Pusat. Pada tahun ini pencairannya langsung ke rekening desa dengan pengendalian di Dinas PMD, P3A, PPKB," ungkapnya.

Asip mengungkapkan, untuk ADD berasal dari APBD, yang merupakan kesepakatan kolektif antara eksekutif dan DPRD.

Menurut Asip, dari tahun ke tahun besarannya pun terus meningkat.

Halaman
123
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved