Berita Kesehatan

Pabrik Obat HIV AIDS di Semarang, Setahun Produksi 150 Juta, Ganjar: Ini Harapan Baru Bagi ODHA

Pabrik farmasi yang memproduksi obat atau anti virus HIV AIDS pertama di Indonesia berdiri di Kota Semarang.

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meresmikan pabrik farmasi Antiretroviral di Kawasan Industri Tambak Aji Semarang, Kamis (27/2/2020). 

TRUBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pabrik farmasi yang memproduksi obat atau anti virus HIV AIDS pertama di Indonesia berdiri di Kota Semarang.

Adanya pabrik farmasi itu menjadi harapan baru bagi para ODHA.

Pasalnya, pabrik itu diproyeksikan untuk mencukupi kebutuhan antiretroviral atau anti virus HIV AIDS secara nasional, tidak terkecuali di Jawa Tengah.

Dikatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, harapan baru di bidang farmasi telah dimulai.

Sadio Mane Rela Disebut Pengkhianat Asal di Real Madrid

Tidak Dipermanenkan Inter Milan, Alexis Sanchez Pulang Musim Depan

Arkeolog Gunakan Radar Penembus Tanah untuk Temukan Makam Ratu Mesir Nefertiti

"Antiretroviral yang dibutuhkan ODHA bisa dicukupi lewat produksi anti virus di pabrik farmasi lokal tanpa harus impor," paparnya.

Itu disampaikannya seusai meresmikan pabrik farmasi antiretroviral di Kawasan Industri Tambak Aji Semarang, Kamis (27/2/2020).

Selain memandirikan bidang farmasi, adanya pabrik farmasi dikatakan Ganjar sebagai pemicu investasi di Jateng.

"Selain bidang farmasi, investasi yang tengah digencarkan Pemprov Jateng juga terdampak positif dengan adanya pendirian pabrik ini," katanya.

Menurutnya, investasi pabrik farmasi itu bekerja sama dengan India dan yang pertama di Indonesia.

"Pionir semacam ini harusnya mendapat karpet merah."

Halaman
1234
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved