Breaking News:

Berita Kriminal

Pabrik Pupuk Ilegal Digerebek, Kapolda: Empat di Wonogiri, Pengembangan Laporan Petani Klaten

Dari empat pabrik tersebut, tiga di antaranya merupakan pabrik milik Farid Giri Saputro (28) warga Blindas Kecamatan Pracimantoro Wonogiri.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
POLRES WONOGIRI
Pengungkapan sindikat peredaran pupuk ilegal oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di Kabupaten Wonogiri, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOGIRI - Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel membeberkan di antara ciri-ciri pupuk yang diduga palsu itu lebih lengket dan tidak ada perubahan di tanaman.

Hal itu disampaikan Irjen Pol Rycko saat jumpa pers di Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Kamis (27/2/2020).

Pengungkapan sindikat pemalsuan pupuk ini, kata Irjen Pol Rycko, terungkap saat petani dari Kelompok Tani Sidomaju di Trucuk, Kabupaten Klaten melaporkan adanya dugaan pupuk palsu.

Dua Tumbal Manchester United Demi Jack Grealish

Viral Orang Mematung 7 Jam di Kebumen, Satpol PP: Kami Hanya Temukan Obat Bertuliskan Mr X

Arab Saudi Stop Visa Umrah Belum Berimbas Penerbangan di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo

"Oleh karena itu dari Polres Klaten langsung mengusutnya. Dari hal itu yang dirugikan adalah petani," kata Irjen Pol Rycko.

Dari hasil pengusutan tersebut, ternyata terdapat tujuh pabrik yang memproduksi pupuk palsu.

Tiga pabrik berada di Gunungkidul Yogyakarta.

Sementara empat pabrik lainnya berada di Pracimantoro Wonogiri.

Dari empat pabrik tersebut, tiga di antaranya merupakan pabrik milik Farid Giri Saputro (28) warga Blindas Kecamatan Pracimantoro Wonogiri.

Tiga pabriknya berada di Dusun Ngulu Kidul dan Blindas, Desa Pracimantoro.

Kemudian satu lagi pabriknya berada di Desa Gebangharjo, Pracimantoro.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved