Breaking News:

Berita Tegal

Pantau Kebakaran SMA Negeri 1 Pangkah Tegal, Ini Kata Kepala Disdikbud Jateng Jumeri

Mendapat laporan terjadi kebakaran di SMA N 1 Pangkah Kabupaten Tegal, Kepala Disdikbud Jateng, Jumeri, langsung meninjau ke lokasi

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda

TRIBUNJATENG.COM, PANGKAH - Mendapat laporan terjadi kebakaran di SMA N 1 Pangkah Kabupaten Tegal, Kepala Disdikbud Jateng, Jumeri, langsung meninjau ke lokasi untuk melihat kerusakan apa saja yang terdampak, Kamis (27/2/2020).

Sekitar kurang lebih pukul 12.00 WIB tiba di lokasi, Jumeri langsung melihat kondisi gedung yang terbakar dan berkeliling ke lingkungan sekolah.

Dikatakan, yang menjadi perhatian utama pihaknya yaitu dokumen karena jumlahnya yang paling banyak terbakar.

Prediksi Laga Pembuka Liga 1 2020 Persebaya vs Persik Kediri, Adu Kesaktian Para Jawara

Dampak Saudi Setop Umroh dan Ke Masjid Nabawi, Biro Travel Terancam Rugi Miliaran

Pelatih PSIS Dragan Djukanovic Heran Flavio Beck Tak Boleh Tampil di Laga Perdana Liga 1 2020

Cerita Para Pelaku Pariwisata Asal Jabar Susah ‘Move On’ dari Karimunjawa

Sehingga pihaknya mendata dokumen-dokumen penting yang terbakar, untuk dicarikan penggantinya bila memungkinkan.

kondisi terkini pasca kebakaran di SMAN 1 Pangkah
kondisi terkini pasca kebakaran di SMAN 1 Pangkah (TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA)

Selain itu, tidak kalah penting kondisi gedung yang harus diamankan supaya tidak berisiko bagi para siswa.

Sementara proses pembelajaran memang tidak ada, karena sedang berlangsung serangkaian acara menyambut HUT SMA N 1 Pangkah pada 1 Maret mendatang.

"Dokumen yang terbakar mungkin masih ada yang tersisa, sehingga untuk pengamanan kami tutup dengan terpal," ungkap Jumeri, pada Tribunjateng.com, Kamis (27/2/2020).

Adapun, dokumen penting tersebut seperti Ijazah murid, Ijazah guru, dan buku induk siswa.

"Kami sedang berupaya untuk bisa mengganti buku tersebut meski tidak mudah," kata Jumeri.

Terkait renovasi atau rehab gedung yang terbakar, Jumeri menyebut pihaknya sedang mencari alternatif apakah pemerintah bisa menyediakan dana untuk merehab.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved