Breaking News:

DPRD Kabupaten Pekalongan

Minimalkan Banjir Pekalongan, Hindun Usulkan Parapet di Sungai Sengkarang

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan akan mengusulkan agar Sungai Sengkarang dibangun parapet.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
DPRD KABUPATEN PEKALONGAN
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun (tengah) mengunjungi korban banjir di Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (29/2/2020). 

"Ada 8 desa binaan Puskesmas Wonokerto 1 yang terendam banjir."

Persekat Tegal Cetak Delapan Gol, Menang Telak Hadapi Africa Selection, Abong: Kami Kelelahan

Kecelakaan di Bandungan, Bus Rem Blong, Tabrak Empat Kendaraan, Pembonceng Motor Meninggal

"Yakni Desa Api-api, Wonokerto Kulon, Tratebang, Pesanggrahan, Bebel, Pecakaran, Rowoyoso, dan Semut."

"Ketinggian di delapan desa tersebut bermacam-macam dari 20 hingga 50 sentimeter," kata dr Agus kepada Tribunjateng.com, Minggu (1/3/2020).

Menurutnya, program puskesmas jemput bola nantinya berlokasi di rumah warga yang tidak terendam air.

"Program jemput bola dilakukan karena, kondisi jalan yang ke arah puskesmas terendam air yang lumayan tinggi."

"Kemudian, penyakit yang sering terjadi saat banjir yaitu gatal-gatal dan diare."

"Dalam sehari, ada 100 pasien yang dilakukan pemeriksaan kesehatan," ujarnya.

Agus mengungkapkan, untuk stok obat-obatan di puskesmas saat ini masih aman.

"Kemarin dari dinas kesehatan kabupaten dan provinsi sudah mengirimkan bantuan obat-obatan," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Korban Terdampak Banjir Pekalongan Mulai Terserang Gatal-gatal

Dragan Sebut Persipura Jayapura Cetak Gol Karena Kesalahan Lini Belakang PSIS Semarang

Tinggalkan Rumah, Madio Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga Banyumanik Semarang Ini Ludes Terbakar

Hati-hati Lintasi Lebakbarang, Ada Longsor di Jalur Menuju Paninggaran Pekalongan

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved