Bea Cukai Tanjung Emas

Lokakarya Bukti Kesiapan Bea Cukai Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Tingkatkan kompetensi para pemeriksa barang, Bea Cukai Tanjung Emas fasilitasi pegawainya dengan menyelenggarakan Lokakarya yang bertema “Teknik Ident

IST
Bea Cukai Tanjung Emas fasilitasi pegawainya dengan menyelenggarakan Lokakarya yang bertema “Teknik Identifikasi Tekstil dan Produk Tekstil dan Teknik Pengambilan Barang Contoh Bahan Kimia dan Limbah Non B3”, Senin (2/2/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tingkatkan kompetensi para pemeriksa barang, Bea Cukai Tanjung Emas fasilitasi pegawainya dengan menyelenggarakan Lokakarya yang bertema “Teknik Identifikasi Tekstil dan Produk Tekstil dan Teknik Pengambilan Barang Contoh Bahan Kimia dan Limbah Non B3”, Senin (3/2/2020).

Acara yang digelar di ruang pendidikan lantai 3 Bea Cukai Tanjung Emas ini di ikuti oleh lebih dari 20 pemeriksa barang.

Sebagai otoritas yang berwenang atas arus lalu lintas barang, teknik identifikasi tekstil dan produk tekstil serta teknik pengambilan barang contoh bahan kimia dan limbah non B3 merupakan kompetensi yang dirasa perlu dimiliki oleh pegawai bea cukai.

Lokakarya yang menghadirkan narasumber R. Virdi Mayana Rivai dan Joni Setiawan dari Balai Laboraturium Bea dan Cukai Kelas ll Surabaya tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme para pegawai yang notabene nya nmerupakan pemeriksa barang di pelabuhan tanjung emas. 

Lokakarya ini merupakan bentuk kesiapan bea cukai dalam menghadapi komoditi impor Jawa Tengah dimana barang tekstil dan produk tekstil masih mendominasi didalamnya.

Hal ini juga merupakan bukti bahwa bea cukai turut mendukung dan mengambil peran untuk mewujudkan 7% pertumbuhan ekonomi jateng di tahun 2023.

”Lokakarya ini merupakan bukti kesiapan bea cukai dalam menghadapi komoditi impor yang masuk jawa tengah yang sebagian besar masih di dominasi tekstil dan produk tekstil, dari lokakarya ini diharapkan para pegawai dapat lebih mengerti dalam melakukan pemeriksaan barang yang nantinya dapat mempercepat arus barang,” ucap Anton Martin. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved