Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wabah Virus Corona

Temui Presiden, Ganjar Sebut Kagama Telah Bentuk Virtual Crisis Center Tangani Wabah Virus Corona

Temui Presiden Jokowi, Ganjar Pranowo Sebut Kagama Telah Bentuk Virtual Crisis Center Tangani Wabah Virus Corona

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
Istimewa
Ganjar menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada ( Kagama) dipimpin Ketua Umum, Ganjar Pranowo, beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Selain didampingi jajaran pengurus pusat, Ganjar juga mengajak seluruh ketua pengda (pengurus tingkat provinsi) Kagama.

Ia menyampaikan bahwa Kagama turut prihatin atas merebaknya wabah corona atau Covid-19 hingga menjangkiti dua warga negara Indonesia.

Dinyatakan Negatif, 3 Pasien Terduga Corona di RSUP Soedono Madiun Dipulangkan

Cara Membuat Hand Sanitizer Sederhana, dan Penelitian Ahli Orang Berisiko Meninggal karena Corona

Pasien Suspect Corona di Cianjur Meninggal, Sempat Dirawat 3 Hari di Rumah Sakit Dr Hafiz

Gelapkan Mobil Rental Mobilio Warna Putih, Warga Semarang Ini Terancam Empat Tahun Penjara

Kagama juga memberikan masukan agar pemerintah membuka pusat informasi atau pos pengaduan.

"Tadi kami juga menyampaikan kepada Bapak Presiden mohon untuk menggencarkan edukasi publik guna menangkal corona. Termasuk pusat informasi yang bisa menjadi tempat warga untuk bertanya dan melaporkan terkait virus corona," tutur Ganjar dalam siaran pers, Selasa (3/3/2020).

Komitmen membantu pemerintah dalam menangani wabah virus ini juga diwujudkan dengan membentuk Virtual Crisis Center yang melakukan pendekatan dengan edukasi publik.

Edukasi publik sejalan dengan arahan WHO dan Kemenkes RI. Misalnya, gerakan cuci tangan, hidup sehat, olah raga, dan sebagainya.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; Rektor UGM, Panut Mulyono; Sekretaris Jenderal PP Kagama, AAGN Ari Dwipayana; dan Waketum, Anwar Sanusi.

Kasus corona, kata dia, dinilai telah berdampak pada sektor ekonomi. Untuk itu, Kagama menyampaikan agar pemerintah juga fokus membangkitkan ekonomi dalam negeri.

Hal ini dapat ditempuh melalui alokasi APBN dan APBD yang segera dibelanjakan dan dipastikan efektifitasnya.

"Misalnya, dengan memperbanyak program cash for work untuk tingkatkan daya beli masyarakat serta menggalakkan kunjungan wisata dan MICE di dalam negeri," ujar pria yang juga Gubernur Jawa Tengah itu.

Pihaknya juga menyiapkan program jangka menengah. Kagama akan segera menyusun usulan policy brief atau kebijakan khusus dalam mitigasi dampak ekonomi dari wabah.

"Untuk policy brief, targetnya satu minggu ini sudah ada draft. Akan kami sempurnakan dalam bentuk FGD yang melibatkan UGM maupun forum Kagama yang lebih besar," jelas alumnus Fakultas Hukum UGM tersebut.

Ia mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu, bahu membahu dalam menghadapi situasi seperti ini.

Kagama juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, dan tidak mudah terpancing provokasi untuk melakukan tindakan yang justru merugikan kepentingan bersama.

"Saya yakin Pemerintah serius, siap dan mampu menanggulangi wabah virus corona. Syaratnya, kita secara bersama-sama juga harus membantu pemerintah," tandasnya.

Kepada presiden, Ganjar juga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah dalam mengevakuasi WNI di luar negeri. Baik di Wuhan, World Dream, maupun terakhir di kapal Diamond Princess.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved