Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Video

Video Viral Hoaks Penangkapan Pembunuh Sopir Grab Kudus

Video hoaks penangkapan pelaku pembunuhan di sebuah SPBU menyebar luas di media sosial.

Penulis: raka f pujangga | Editor: abduh imanulhaq

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Berikut ini video viral hoaks penangkapan pembunuh sopir grab Kudus

Video hoaks penangkapan pelaku pembunuhan di sebuah SPBU menyebar luas di media sosial.

Sebuah mobil berwarna putih, menabrak dengan sengaja tiga orang pelaku yang tengah berhenti‎ di atas sepeda motor.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, ‎pengendara motor berlari berhamburan dan ditangkap satu per satu.

Kapolres Jepara, AKBP Nugroho Tri Nuryanto, mengaku telah menangkap tiga orang pelaku pembunuhan sopir taksi online.

Kendati demikian, video yang beredar bukanlah kasus sama ‎yang ditangani tim gabungan dari Polda Jateng, Polres Jepara, dan Polres Kudus.

"Video itu hoaks, bukan seperti itu penangkapannya," jelas dia, saat dihubungi Selasa (3/3/2020).

Dia mengatakan, akan menjelaskan secara rinci kronologis penangkapan pelaku tersebut pada hari Rabu (4/3/2020) besok.

Tiga orang pelaku dan barang bukti mobil Honda Jazz juga sudah ditemukan pihak kepolisian.

"Besok saja ya nanti datanya saya berikan," jelas dia.

Diketahui sebelumnya, sopir ojek online bernama Tri Ardianto (41), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran sungai, Desa Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, sekitar pukul 06.10, Kamis (6/2/2020).

Jasad yang ditemukan dalam kondisi leher terjerat tali rafia itu merupakan warga Gondangmanis, RT 4 RW 2, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus‎.

Ppenemuan mayat tersebut pertama kali ditemukan Masrukan (60), warga Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, yang melihat benda menyerupai tubuh manusia.

Setelah itu, jenazah dievakuasi bersama tim dokter dan ditemukan bekas jeratan tali rafia di leher, kaki diikat dengan pemberat batu bata serta luka-luka di tubuhnya.

‎Jasad korban kemudian diperiksa dr Figi Bayu Joko Saputro, dari Puskesmas Welahan II Jepara dan terdapat tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Terdapat luka tusuk dada kiri dua titik, luka tusuk dada kanan 1 titik, luka robek pelipis kiri, luka robek telinga kanan, dan bekas sayatan tangan kanan.

Pantauan Tribunjateng.com, video tersebut merupakan penangkapan kawasanan begal di Karangawen.

Grup Facebook Lintas Kudus menerangkan jika video tersebut merupakan video penangkapan begal di Karangawen, Demak.

"BEREDAR VIDEO HOAX di wa " penangkap pembunuh grab Kudus.

Video tersebut adalah penangkapan kawanan begal di SPBU Karangawen," demikian keterangan yang tertulis pada video unggahan tersebut.

(raf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved