Pilkada 2020

Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Punya Peran Penting dalam Pendidikan Politik

Masyarakat selaku pemilih perlu diberikan pendidikan politik yang baik agar dapat memahami tata cara menjalankan Pilkada yang demokratis.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Pendidikan politik di Hotel Sahid Mandarin Kota Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kepala Bidang Politik dalam Negeri Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, Ibnu Kuncoro, menyakini bahwa para tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat menjelang Pilkada serentak 2020.

Menurutnya, masyarakat selaku pemilih perlu diberikan pendidikan politik yang baik agar dapat memahami tata cara menjalankan Pilkada yang demokratis.

"Pendidikan politik ini tujuannya agar masyarakat mengetahui tentang demokrasi.

Kepolosan Siswi SMP Serahkan Diri ke Polisi, Mengaku Sudah Membunuh Anak Kecil dalam Lemari

Betrand Peto Nangis saat Dengar nasehat Ruben Onsu: Kalau Ayah Meninggal Ingat Pesan Ayah

Baim Wong Dapat WhatsApp dari Pencuri Motornya yang Kini di Penjara: Saya Nggak Bales

Dikira Bercanda, Ini Pengakuan Siswi SMP NF di Facebook Setelah Bunuh Bocah 6 Tahun di Rumahnya

Apalagi di tahun 2020, ada Pilkada serentak di 21 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah," kata Ibnu kepada Tribunjateng.com, usai membuka pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam pendidikan politik di Hotel Sahid Mandarin Kota Pekalongan, Jum'at (7/3/2020).

Ibnu mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan di 21 kota dan kabupaten di Jawa Tengah agar masyarakat paham betul bahwa pemilu itu adalah wadah bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam politik memilih pemimpin.

"Harapan saya, hari ini seluruh masyarakat menggunakan hak pilih, menghindari hoaks, lalu menghindari money politik, sehingga pemimpin yang dipilih itu adalah pemimpin-pemimpin yang dipilih oleh rakyat," ungkapnya.

Dia menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, semua peserta bisa memberikan informasi mengenai pendidikan politik.

"Masyarakat Indonesia mempunyai kebiasaan saling tolong-menolong dan selalu memberikan informasi.

Oleh karena itu, harapnya semua peserta bisa memberikan sosialisasi tentang pendidikan politik kepada masyarakat yang berada di luar sana," tambahnya. (Dro)

Warga Ramai Memancing di Saluran Air Lokasi Kecelakaan Truk Muatan Lele 1,3 Ton, Ada yang Dapat 5 Kg

Sudah Live Instagram, Tak Ada Lawan Tawuran, Geng Dua Kampung Semarang Bacok Pemuda Lagi Nongkrong

Dalam Keluarganya, Wajah Nia Ramadhani Disebut Paling Beda, Ia pun Beberkan Silsilah Keluarganya

KSAD Andika Perkasa Bengong Tahu Alasan Pria Ini Masuk TNI, Fisik Diragukan, Kaget Tahu Keahliannya

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved