Breaking News:

Berita Jateng

7.000 Warga Jateng Kena Tilang Tiap Hari, Pelanggaran Terbanyak Tak Pakai Helm dan Lawan Arah

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menyatakan angka pelanggaran lalu lintas di wilayahnya pada 2020 masih sangat tinggi.

Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Petugas menilang para pengendara yang melanggar di Jalan Pandanaran, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/11/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Tengah menyatakan angka pelanggaran lalu lintas di wilayahnya pada 2020 masih sangat tinggi.

Jika dihitung dalam rentang waktu Januari 2020 hingga awal Maret 2020, terdapat puluhan ribu pengendara yang ditilang di jalan raya karena melanggar.

Kasubdit Keamanan dan Keselamatan Jalan Ditlantas Polda Jateng, AKBP Yunaldi mengungkapkan, para pengendara yang kena tilang sebagian besar tidak memakai helm.

Ratna Ibunda APA Bocah Dibunuh Siswi SMP Mayat Disimpan di Lemari : di Hati Saya Tidak Ada Apa-apa

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Ceri Meninggal Kecelakaan Beruntun Mobil Honda Jazz Vs 2 Motor

Video Bayi Tsamara di Sragen, Jarinya Terancam Diamputasi Setelah Digigit Kutu Kucing

Kegeraman Korban Begal Bokong dan Payudara di Semarang, Kompol Rochana Cari Pelakunya

Pihaknya juga mendapati banyak pengendara yang melawan arus di jalan raya.

Tak jarang, personelnya di lapangan menemukan banyak pemotor melanggar rambu jalan raya.

Dari sejumlah jenis pelanggaran tersebut, Ditlantas menghitung ada 7.000 pengendara di Jateng yang ditilang per harinya.

"Utamanya, saat jam bubaran pekerja pabrik."

"Pasti pihak kami menemukan banyak pelanggaran."

"Angka pelanggaran lalu lintas saat ini masih tinggi."

"Per hari bahkan mencapai 7.000 pengendara yang ditilang," kata Yunaldi saat dihubungi Tribun Jateng, Minggu (8/3/2020).

Halaman
123
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved