Breaking News:

Berita Semarang

Dewan Minta Pemkot Semarang Sikapi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Melalui Operasi Pasar

DPRD Kota Semarang meminta Dinas Perdagangan Kota Semarang segera mengantisipasi sekaligus menyikapi kenaikan harga beberapa bahan pokok

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - DPRD Kota Semarang meminta Dinas Perdagangan Kota Semarang segera mengantisipasi sekaligus menyikapi kenaikan harga beberapa bahan pokok.

Sebab, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim menduga, dampak informasi penyebaran virus corona menyebabkan kenaikan beberapa bahan pokok di Kota Semarang.

Satu di antaranya harga gula pasir yang terus merangkak hingga kisaran Rp 17 ribu per kilogram.

"Jika tidak diantisipasi tidak menutup kemungkinan harga akan terus naik dan diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok lain," tutur Mualim, Senin (9/3/2020).

Lebih lanjut, Mualim menambahkan, saat ini sudah mendekati bulan puasa dan lebaran.

Apabila kenaikan bahan pokok tidak segera dikendalikan, dapat menyebabkan persoalan ketidakstabilan ekonomi.

Apalagi jika sampai terjadi panic buying lantaran isu virus corona masih terus beredar.

"Biasanya awal Ramadan dan jelang Idul Fitri juga ada kenaikan harga kebutuhan barang pokok. Kalau saat ini sudah mulai naik, kasihan masyarakat karena awal Ramadan nanti berpotensi akan ada kenaikan harga lagi," ujarnya.

Dia mendorong Pemkot Semarang segera melakukan upaya menekan kenaikan bahan pokok melalui operasi pasar. Dia juga meminta Pemkot terus berkoordinasi dengan kepolisian mengantisipasi oknum yang melakukan penimbunan barang.

"Biasanya sebagian masyarakat malah memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi. Misal, menimbun bahan pokok yang sudah langka, untuk dijual dengan harga tinggi," imbuhnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved