Breaking News:

Berita Solo

Hari Ini, Toko Kelontong Senilai Rp 6 Miliar di Depan Mal Paragon Solo Dieksekusi PN Solo

Lahan seluas 400 meter persegi yang di atasnya terdapat toko kelontong, berada di sisi utara Solo Paragon Mall, Solo, Jawa Tengah, bakal dieksekusi, S

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA
Proses pengosongan lahan 400 meter persegi yang di atasnya terdapat toko kelontong, Jalan Yosodipuro 138, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Solo, Selasa (10/3/2020). 

Sumarjoko, yang mewarisi rumah itu dari orangtuanya, Sutarno dan Sudarni, terancam terusir paksa dari bangunan yang ditinggalinya itu.

Padahal, toko dan rumah itu, sudah didiami oleh orangtua dan keluarga Sumarjoko secara turun temurun, sejak tahun 1954.

Pemprov Jateng, sudah mengantongi izin dari pengadilan, untuk mengeksekusi lahan yang ditempati toko itu, pada 10 Maret 2020 nanti.

Menggugat Gubernur

Sumarjoko sebenarnya pernah mengajukan permohonan sertifikasi tanah yang dia tempati itu.

Tapi kemudian ditolak oleh negara, lantaran Sumarjoko tidak cukup bukti atas kepemilikan itu. 

Ditambah, tanah seluas 400 meter persegi itu masih tercatat menjadi bagian dari Surat Hak Pakai Nomor 3 milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Surmarjoko menjadi cemas atas nasib rumah peninggalan almarhum ayahnya Sutarno yang dibeli tahun 1954.

Ditengah kecemasan itu, seorang pria bernama R Ariyo Rahindra Widiastomo, kemudian muncul.

Ia mengaku sebagai ahli waris tanah-tanah di sana, termasuk yang didiami oleh Sumarjoko.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved