Breaking News:

Wabah Virus Corona

Pasar Saham Anjlok Digempur Virus Corona, Para Miliarder Harus Rela Kehilangan Triliunan Kekayaannya

Akibatnya, harta 10 orang terkaya di dunia lenyap 37,7 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 542,2 triliun (kurs Rp 14.384 per dollar AS).

SHUTTERSTOCK Via Kompas.com
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, NEW YORK - Pasar saham global anjlok akibat meningkatnya kekhawatiran terkait penyebaran virus corona awal pekan ini, Senin (9/3/2020). 

Akibatnya, harta 10 orang terkaya di dunia lenyap 37,7 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 542,2 triliun (kurs Rp 14.384 per dollar AS).

Ini sejalan dengan anjloknya indeks saham S&P 500 dan Dow Jones masing-masing hampir 8 persen.

Menteri Nadine Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

Prediksi PSG Vs Dortmund Liga Champion Malam Ini, Susunan Pemain, H2H dan Link Live Streaming

Kisah AKP Sutono Kejar Mobil Terobos Lampu Lalulintas di Pekalongan, Ternyata Bawa Wanita Sakit

Beli Honda Jazz Cash tapi Mobil Malah Ditarik Debt Collector, Ihsan Lapor ke Polsek Gemolong Sragen

Dilansir dari Forbes, Rabu (11/3/2020), sebanyak 9 dari 10 orang terkaya di dunia harus rela kekayaannya menguap triliunan rupiah.

Pasalnya, pada Senin lalu pasar saham anjlok ke level terendah sejak tahun 1987.

Adapun miliarder yang kekayaannya tergerus paling besar adalah CEO LVMH Bernard Arnault, pemilik merek barang mewah, salah satunya Louis Vuitton.

Kekayaan Arnault terkikis 6 persen atau 6 miliar dollar AS, setara sekira Rp 86,3 triliun.

Harta kekayaan Arnault saat ini mencapai 92,6 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 1.332 triliun.

Sementara itu, orang terkaya di dunia Jeff Bezos kehilangan 5,6 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 80,5 triliun pada penutupan perdagangan Senin.

Awal pekan ini, saham Amazon anjlok lebih dari 5 persen.

Halaman
123
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved