Breaking News:

KPK Kejar Buronan

Sulit Lacak Harun Masiku dan Nurhadi, KPK: Keduanya Sudah Tidak Gunakan Telepon Genggam

KPK telah mendatangi 13 lokasi untuk mencari dua buronan KPK, yakni eks caleg PDI-P Harun Masiku dan eks Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Editor: M Syofri Kurniawan
ISTIMEWA
Harun Masiku. Harun kini menjadi buronan KPK. (kpu.go.id) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mendatangi 13 lokasi untuk mencari dua buronan KPK, yakni eks caleg PDI-P Harun Masiku dan eks Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi.

Namun, sejauh ini belum membuahkan hasil.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Nurul Ghufron.

Resmi Diumumkan, Mulai April Karyawan Bergaji hingga Rp 16 Juta Per Bulan Bebas Pajak Penghasilan

Almarhum Pasien Positif Corona di Solo Dikenal Rutin Lari Pagi, Warga Ungkap Riwayat Sakitnya

Lapan RI Keluarkan Peringatan Adanya Asteroid Dekati Bumi, Ini Waktunya

Pengasuh Pondok Pesantren di Kab Semarang Nikahi Anak 7 Tahun, Si Anak Tetap Tinggal dengan Orangtua

"Kami telah melakukan pencarian pada 13 titik sampai saat ini, 13 titik yang diindikasikan merupakan tempat itu belum mendapatkan hasil," kata Ghufron di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (13/3/2020).

Ghufron menegaskan, KPK terus berupaya mengejar dua buronan tersebut.

Menurut Ghufron, Harun dan Nurhadi cs masih belum dapat ditemukan karena keduanya sudah tidak menggunakan telepon genggam sebagai alat komunikasi sehingga sulit dilacak.

"Mungkin kan selama ini kami berhasil menangkap kalau berbasis relasi komunikasinya IT, mungkin setelah di DPO komunikasinya sudah tidak lagi menggunakan komunikasi ponsel.

Mohon maaf sampai saat ini kami belum mendapatkan titik terang," ujar Ghufron.

Ghufron pun enggan banyak berkomentar menanggapi isu-isu yang menyebut Harun dan Nurhadi cs dilindungi kelompok tertentu dari kejaran KPK.

"Indikasinya kami belum menemukan komunikasi, apakah dilindungi ataupun ada yang back-up sejauh ini kami memang belum dapatkan penjelasan," kata Ghufron.

Seperti diketahui, Harun merupakan tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR yang turut menyeret eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Sedangkan, Nurhadi bersama menantunya, Rezky Herbiyono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto adalah tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Sudah Datangi 13 Titik untuk Cari Harun Masiku dan Nurhadi"

Perwira TNI AD Ngamar dengan 3 Pria Berbeda di Hotel Diadili, Diduga Disorientasi Seksual

Warga Solo Positif Virus Corona, Rudy Tetapkan KLB : Siswa Belajar di Rumah, Tempat Wisata Ditutup

Bukan Menjaga Keamanan, Satpam di Rest Area Tol Semarang Malah Curi HP Pengendara yang Istirahat

Tak Tahu Harga Velg Mobil BMW Jutaan Rupiah, Pencuri Asal Solo Jual ke Loak Rp 400 Ribu : Buat Judi

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved