Breaking News:

Berita Semarang

Bocah SMP dan SD di Semarang Kerja Sama Curi Motor Teman Buat Balap Liar, Dipreteli di Rumah

Dua bocah asal Wonosari Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang mencuri motor teman untuk balap liar.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Kolase dua tersangka pencurian motor masih bawah umur di Kecamatan Tugu. 

Iwan menyerang sang anak agar bisa kabur dari rumah tersebut. Dalam aksinya, pelaku belum sempat menggasak barang apapun.

Selang sekitar 10 jam pasca percobaan pencurian, Iwan akhirnya tertangkap oleh Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang pada Jumat (17/1/2020) pukul 12.00 WIB.

Iwan tertangkap oleh polisi saat berada di rumahnya yang tak jauh dari rumah korban.

Kepada Tribunjateng.com, Iwan sebelumnya mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali.

Iwan melakukan aksinya dengan nekat mendatangi rumah yang ditarget pada tengah malam.

Sebelumnya, dia berhasil menggasak sejumlah barang elektronik di berbagai kecamatan di Kota Semarang.

"Sebelumnya, saya sudah tiga kali mencuri. Saya melakukan aksi itu tak hanya di Gayamsari saja, melainkan di berbagai kecamatan. Yang saya incar adalah rumah saat malam hari," kata Iwan sembari tertunduk di Mapolrestabes Semarang, Sabtu (18/1/2020).

Dalam melakukan aksinya, Iwan nekat memasuki rumah dengan menerobos, kemudian mencongkel jendela rumah.

Iwan yang bekerja sebagai buruh serabutan ini mengaku, hasil curiannya digunakan untuk mencukupi biaya kebutuhan di Semarang.

"Ya untuk kebutuhan mas. Kerja saya ga tentu di sini. Saya pendatang dari Klaten," ujar Iwan.

Sementara, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Asep Mauludin menerangkan bahwa saat dalam upaya penangkapan, pelaku sempat berusaha melarikan diri.

Akhirnya, kata Kasatreskrim, personelnya terpaksa memberikan timah panas kepada pelaku saat melarikan diri dari kediamannya. Dia mengungkapkan, pelaku ditangkap saat menjelang waktu salat Jumat.

"Atas kasus ini, pelaku akan disangkakan pasal 53 KUHP jo pasal 365 KUHP tentang percobaan pencurian. Dia diancam dikurung selama 8 tahun," ungkap AKBP Asep.

Lebih lanjut, pihaknya tengah mendalami jejak-jejak rekam pencurian yang dilakukan oleh Iwan.

Sebab, dia mengaku beberapa kali kerap menerima laporan kecurian dengan modus seperti yang dilakukan Iwan.

"Pelaku ini orangnya nekat. Beberapa aksinya sama seperti yang dilakukan di Pandean Lamper. Dengan menerobos, lalu menyongkel jendela. Pelaku pun tak segan melukai korban yang mengganggu aksinya," tegas Asep. (*)

Korem 071 Wijayakusuma Siap Pertahankan Gelar Lomba Jurnalistik Melalui Kodim Pekalongan

Rumah Sakit di Jateng Tiadakan Jam Besuk Pasien Guna Pencegahan Corona

WOW! Betrand Peto Dapat Kado Mewah Ultah Kuda Jerman dan Mobil dari Ruben Onsu dan Sarwendah

Ponsel Bisa Jadi Wahana Penularan, Ini Cara Membersihkan Hp Agar Terhindar dari Virus Corona

 
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved