Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

UNBK Ditunda, Kepsek SMKN 2 Slawi: Tidak Perlu Dibuat Galau, Ikuti Secara Tenang Aturan Pemerintah

kegiatan siswa belajar di rumah berimbas beberapa agenda di sekolah yang sudah dijadwalkan terpaksa harus diagendakan ulanG

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Suasana SMKN 2 Slawi 

Selain itu, tidak hanya UNBK yang berimbas tapi kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) juga turut tertunda. Kembali harus menyesuaikan dan menunggu keputusan Pemerintah.

"Saya berpesan kepada pengajar untuk tidak perlu dibuat galau. Harus disikapi secara tenang dan menunggu apa yang menjadi aturan pemerintah pusat kita ikuti. Jadwal yang sudah dibuat mau tidak mau harus disesuaikan kembali, termasuk rencana kunjungan industri ke Jakarta harus dijadwalkan ulang," ungkapnya.

Menurut Hartono, komunikasi yang efektif antara sekolah dengan orangtua atau pihak-pihak lain harus ada kesepahaman bersama.

Sehingga terkait virus Covid-19 ini bisa disikapi secara bijak tidak perlu terlalu heboh atau terlalu panik.

"Mendapat kabar penundaan UNBK dan siswa belajar mandiri di rumah, saya langsung mengumpulkan tim manajemen sekolah dan besok baru akan dilakukan rapat membahas kebijakan tersebut," ujarnya.

Ditemui di tempat berbeda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal, Akhmad Wasari mengatakan, karena siswa diliburkan sampai akhir bulan ini, maka nanti guru secara berkala berkunjung ke salah satu rumah wali murid dan nantinya bisa dijadwalkan.

Adapun kegiatan visitasi tersebut akan berlangsung mulai besok Selasa (17/3). Tujuannya untuk memantau dan memastikan siswa tidak kelayaban atau mereka benar-benar belajar di rumah.

"Nantinya satu guru tidak pasti melakukan visitasi ke rumah berapa siswa, karena menyesuaikan misal guru SD bearti satu kelas. Sedangkan guru SMP per mata pelajaran, jadi satu kelas bisa beberapa guru," tutur Wasari.

Selama siswa libur sekitar 14 hari, Wasari menyebut, nantinya sekolah akan diciptakan suasana yang steril dan bersih. Nantinya guru atau pun petugas di sekolah yang tetap masuk, bisa melakukan bersih-bersih kelas dan sebagainya.

"Kebetulan untuk saat ini sampai nanti 1 April tidak ada kegiatan Ujian Nasional. Karena mungkin baru mulai Ujian Nasional sekitar bulan April untuk SMP. Sedangkan kalau SMA atau SMK saya kurang paham karena wewenangnya provinsi," pungkasnya. (dta)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved