Berita Pekalongan

11 Desa di Kabupaten Pekalongan Terima Bantuan Dana Aspirasi untuk Infrastruktur Pembangunan

ebanyak 11 desa di Kabupaten Pekalongan menerima dana untuk pembangunan infrastruktur dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra saat memberikan bantuan di Desa Tegaldowo, Kecamatan Tirto. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sebanyak 11 desa di Kabupaten Pekalongan menerima dana untuk pembangunan infrastruktur dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Bantuan ini merupakan aspirasi dari Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan ke Fraksi PAN DPR RI dan mengusulkan ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR).

Total dana yang diberikan yaitu Rp 3,8 miliar dan bantuan ini untuk program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) dan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Jelang Lawan PSS Sleman, PSIS Bakal Gelar Uji Coba Terbuka, Ini Kata Liluk

Pasien Pertama Kali Positif Virus Corona di Wuhan China Terlacak, Bantu Info Penyebab Terinfeksi

Media Luar Negeri Soroti Ijtima Asia di Indonesia, Gelaran Serupa di Malaysia Ratusan Positif Corona

Saya Tidak Tahu Sebabnya Mungkin Pengaruh Setan, Ucap Ibu IA Ajak Berhubungan Intim Anak Kandungnya

Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan, Candra Saputra menyampaikan bahwa kucuran dana dari APBN 2020 merupakan aspirasi dari Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pekalongan ke Fraksi PAN DPR RI. Kemudian aspirasi tersebut diusulkan ke Kementrian PUPR.

"Alhamdulillah Kabupaten Pekalongan masih bisa mendapat alokasi APBN, untuk program pembangunan infrastruktur desa," kata Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra kepada Tribunjateng.com di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (18/3/2020).

Menurutnya, 9 desa penerima Pisew masing masing mendapat bantuan senilai Rp 200 juta. Desa tersebut diantaranya Desa Tengeng Wetan, Desa Depok, Desa Wonosari yang berada di Kecamatan Siwalan.

Kemudian, untuk Kecamatan Sragi antara lain Desa Purwodadi, Desa Sumub Lor, dan Desa Sumub Kidul dan untuk Kecamatan Kesesi ada Desa Mulyorejo, Desa Krandon, dan Desa Karyamukti.

Lalu, untuk desa penerima program Kota Tanpa Kumuh adalah Desa Sijambe yang ada di Kecamatan Wonokerto dan Desa Tegaldowo di Kecamatan Tirto. Dua Desa ini mendapatkan bantuan masing masing senilai Rp 1 miliar.

"Untuk SK, sudah diserahterimakan ke desa masing masing. Sedangkan untuk proses pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat desa."

"Dalam pelaksanaan nanti kami ingin masyarakat desa yang dapat bantuan agar proaktif dan turut andil dalam penerapan dana tersebut. Sedangkan desa yang belum dapat di tahun ini akan kami usahakan untuk dapat di tahun depan," ungkap Candra yang juga selaku Wakil Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan.

Pihaknya berharap, melalui bantuan dana dari APBN tersebut kedepan bisa mempercepat kemajuan desa dalam bidang infrastruktur.

"Dengan demikian maka sirkulasi ekonomi di desa juga lebih maju dan meningkat," tambahnya. (Dro)

Maling Hp di Mangkang Semarang Dibebaskan, Korban Tak Tega Pelaku Anak Yatim Piatu Asal Kendal

Ashanty Murka Dapat Undangan Lamaran Putrinya dengan Atta Halilintar: Aurel Jadi Kegatelan Banget!

Tak Khawatir Virus Corona, 12.000 Jamaah Hadiri Ijtima Asia Malam Ini, 100 WNA Datang ke Indonesia

BREAKING NEWS: Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Moewardi Solo, Ganjar: Sempat Dirawat 2 Hari

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved