Susu

Dikenal Lezat dan Kaya Manfaat, Susu Ternyata Bisa Berbahaya bagi Peminumnya

Dikenal lezat dan menyehatkan karena kandungan kalsium dan proteinnya, susu sapi ternyata menyimpan risiko di dalamnya.

Tribun Jateng/Saiful Masum
Seorang pekerja, Hendro (50) sedang melakukan pemerahan susu sapi di peternakan sapi perah Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunung Pati, Semarang, Senin (21012019) 

TRIBUNJATENG.COM – Dikenal lezat dan menyehatkan karena kandungan kalsium dan proteinnya, susu sapi ternyata menyimpan risiko di dalamnya.

Konsumsi susu disebut bisa meningkatkan risiko kanker menurut studi terbaru.

Temuan yang membawa dilema itu disimpulkan dari penelitian yang dilakukan oleh profesor nutrisi dan epidemiologi dari Sekolah Kesehatan Masyarakat Harvard, Walter Willett.

Ashanty Murka Dapat Undangan Lamaran Putrinya dengan Atta Halilintar: Aurel Jadi Kegatelan Banget!

NGERI! Angkut Barang Terlarang Mobil Avanza Ini Dihancurkan, Inilah Penampakannya

Ini yang Perlu Diketahui tentang Virus Corona: Asal Nama, Gejala, hingga Pencegahannya

Ini Alasan BY Bunuh Siswi SMK Cantik Mayat Dibuang ke Sungai, Bungkus Korban Pakai Glangsing

Menurutnya, konsumsi susu terlalu banyak bisa membahayakan tubuh dan juga planet bumi.

“Jika kita ingin merekomendasikan sesuatu, seharusnya berdasarkan bukti ilmiah yang kuat.

Rekomendasi dasar asupan kalsium menurut saya secara fundamental kurang kuat,” kata Willet.

Dia melakukan kajian terhadap manfaat dan risiko konsumsi susu dan hasilnya dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine.

Sementara itu, studi yang dilakukan oleh tim peneliti di Loma Linda University Health menyebutkan, konsumsi susu dapat meningkatkan risiko kanker payudara pada perempuan sampai 80 persen, tergantung pada jumlah yang diasup.

Profesor epidemiologi Elizabeth Jacobs PhD yang melakukan kajian pada rekomendasi asupan susu di Amerika mengatakan, seharusnya susu dan produk turunannya dimasukkan dalam kelompok makanan terpisah.

Selama ini susu berada dalam satu kategori dalam protein di piramida makanan.

Halaman
1234
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved