Breaking News:

Berita Video

Video Jumlah Pemohon SIM di Polres Tegal Menurun

Ada pemandangan berbeda di Unit Pelayanan SIM Polres Tegal, Selasa (17/3). Hal ini karena ada pemeriksaan suhu tubuh dan pemberian cairan anti bakteri

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini Video jumlah pemohon sim di polres Tegal menurun

Ada pemandangan berbeda di Unit Pelayanan SIM Polres Tegal, Selasa (17/3). Hal ini karena ada pemeriksaan suhu tubuh dan pemberian cairan anti bakteri atau virus (handsanitizer) kepada para pemohon SIM.

Tidak hanya itu, suasana pelayanan SIM juga terlihat lengang tidak seperti hari biasanya. Diakui oleh Kasatlantas Polres Tegal, AKP Faris Budiman, hal ini karena jumlah pemohon SIM turun sekitar 20 persen.

Pihaknya mengaku tidak melakukan imbauan apapun terkait pelayanan karena memang tidak ada pembatasan, tapi mungkin masyarakat sendiri yang membatasi diri dengan tidak keluar rumah dan berada di kerumunan. Sehingga jumlahnya menurun tidak seperti biasanya. 

"Biasanya per hari kami melayani 100 orang yang melakukan perpanjangan atau pembuatan SIM, tapi sekarang paling 70 atau 80 orang per harinya turun sekitar 20 Persen. Tapi ya tidak masalah," ujar AKP Faris, pada Tribunjateng.com, Selasa (17/3).

Sementara itu, pelaksanaan pemeriksaan suhu tubuh dan pemberian cairan anti bakteri atau virus berlaku bagi warga yang akan membuat SIM.

Jadi sebelum masuk ke dalam ruang pembuatan SIM, pemohon akan dicek suhu badan nya terlebih dahulu dan diberikan cairan.

Semisal keadaan sehat diperbolehkan masuk, tapi kalau ternyata tidak sehat semisal demam nanti pihak Polres akan memeriksa lanjutan ke tim Kesehatan Polres Tegal.

"Di masing-masing ruangan kami sudah menyediakan handsanitizer bagi pemohon SIM. Nantinya setelah mengisi formulir mereka akan kami beri cairan handsanitizer tersebut," terangnya.

Pada waktu yang sama, Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang menuturkan, kegiatan ini merupakan langkah Polres Tegal untuk mengantisipasi penyebaran virus.

Mengingat dengan virus Covid-19 yang sudah masuk ke Indonesia, berdampak pada jumlah pemohon SIM yang mengalami penurunan.

"Imbasnya sangat terasa, yang biasanya ramai berkerumun ini terlihat tidak terlalu ramai. Mungkin Kasatlantas mengatur ritme nya, supaya tidak terjadi penumpukan pemohon SIM," tutur Iqbal.

Salah satu Pemohon SIM, Gabriel (42), mengaku mengapresiasi langkah Polres Tegal tersebut. Mengingat sekarang pemberitaan terkait Covid-19 tersebar dimana-mana.

Sehingga langkah seperti ini, dengan melakukan cek suhu badan, memberikan cairan handsanitizer cukup bagus.

"Kegiatan seperti ini menurut saya bagus ya, karena sebagai langkah pencegahan juga. Perlu dicontoh di instansi atau lokasi lainnya," imbuh Gabriel. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved