Breaking News:

Wabah Virus Corona

Semarang Tambah 1 Pasien Positif Corona, Kini Jadi 3 Orang, Harus Tetapkan KLB? Ini Jawaban Ganjar

Semarang Tambah 1 Pasien Positif Corona, Kini Jadi 3 Orang, Harus Tetapkan KLB? Ini Jawaban Ganjar

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Satu pasien baru positif corona atau Covid-19 dirawat di RSUD Wongsonegoro Kota Semarang.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerangkan pasien positif tersebut awalnya pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19.

"Awalnya PDP, sekarang sudah keluar hasilnya dan positif," kata Ganjar saat konferensi pers di Kompleks Kantor Gubernur Kota Semarang, Kamis (19/3/2020).

Roger Mayweather Meninggal Dunia, Kabar Duka dari Dunia Tinju

Ashanty Murka Dapat Undangan Lamaran Putrinya dengan Atta Halilintar: Aurel Jadi Kegatelan Banget!

Andre Taulany Tak Terima Raffi Ahmad Naikkan Harga Morris Jadi 1 M, Akhirnya Ditempuh Jalan Tengah

Peserta Ijtima Ulama Dunia dari 12 Negara dan 29 Provinsi, dari Jateng Ribuan, Ini Rinciannya

Gubernur langsung meminta dinas kesehatan untuk melakukan tracing atau pelacakan terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak fisik dengan pasien.

"Kami punya petanya jadi tahu dia bergerak kemana, ketemu dengan siapa saja," jelasnya.

Dengan bertambahnya satu pasien positif corona, artinya hingga saat ini sudah ada tiga pasien positif di Kota Semarang.

Satu di Wongsonegoro dan dua pasien dirawat di RSUP Kariadi Semarang.

Ketika ditanya apakah Kota Semarang sudah waktunya meningkatkan status kejadian luar biasa (KLB) seperti halnya Solo, Ganjar berujar ada yang lebih penting dari penerapan status KLB.

"Yang lebih penting saya kira melakukan tracing (pelacakan) hingga bisa mengerti apa tindakan yang lebih tepat.

Jika itu bisa dilakukan, kemudian bisa melokalisasi lebih tepat, itu jauh lebih penting," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved