Berita Semarang

Kompol Zaenul Kapolsek Pertama di Polrestabes Semarang Bergelar Doktor : Almarhum Pasti Tersenyum

Di tengah kesibukan sebagai Kapolsek Genuk, ternyata Kompol Zaenul Arifin tetap berjibaku menempuh pendidikan.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di tengah kesibukan sebagai Kapolsek Genuk, ternyata Kompol Zaenul Arifin tetap berjibaku menempuh pendidikan.

Tidak tangung-tanggung, Zaenul selama ini menempuh S3 di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang.

Nasib gelar doktor dipertaruhkan di ujian promosi yang langsung dipimpin oleh Dekan Fakultas Hukum Unissula dan enam dosen penguji, di Gedung Fakultas Hukum Unissula, Jumat (20/3/2020) siang.

Makan Malam Berujung Petaka, 1 Keluarga Terinfeksi Virus Corona, Ibu dan 2 Anak Meninggal, 3 Kritis

Harusnya Isolasi Mandiri, Ibu di Solo Ini Malah Rewang dan ke Pasar, Kini 17 Rumah Diisolasi

Viral Video Ahmad Mahasiswa Sidang Skripsi Online Video Call WA Saat Sosial Distancing Virus Corona

Raffi Ahmad Jual 2 Tas Hermes ke Andre Taulany Rp 300 Juta, Nagita Slavina: Sadar Ga Sih Kalau Rugi?

Ujian terbuka dimulai dengan penyampaian Kapolsek Genuk Kompol Zaenul Arifin sebagai Promovendus atau sarjana penyusun disertasi dan mempertahankannya untuk memperoleh gelar doktor, terlebih dahulu dia menyampaikan pokok-pokok disertasinya selama 15 menit.

Dilanjutkan Dekan Fakultas Hukum Unissula mempersilahkan dewan penguji untuk memulai dengan pertanyaan secara bergilir yang berkaitan dengan disertasi.

Diketahui dalam sidang disertasi dipimping langsung oleh Prof. Dr. H. Gunarto, S.H, S.E, Akt., M.Hum sebagai Ketua Dewan Penguji sekaligus Dekan Fakultas Hukum Unissula Semarang.

Dibantu enam anggota dewan penguji masing-masing Dr. Hj. Widayati, S.H., M.H. Prof. Ahmad Rofiq, M.A, Prof. Dr. Mahmuhtarom HR.,S.H.M.H, Prof. Dr. Eko Soponyono, S.H.,M.H, Dr.Hj. Anis Mashdurohatun, S.H., M.Hum
Dr. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, S.H.,M.Hum.

Setelah sidang berjalan hampir dua jam, Zaenul Arifin dinyatakan lulus berpredikat cum laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK 3.81 dan sebagai lulusan ke 329.

"Alhmdulillah, pertama saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT kemudian almarhum kedua orang tua saya yang pasti tersenyum melihat anaknya ini meraih gelar doktor," ujar Zaenul Arifin kepada Tribun Jateng, Jumat (20/3/2020).

Zaenul mengungkapkan rasa terima kasih juga terhadap seluruh jajaran kepolisian mulai dari Polrestabes Semarang hingga tempatnya berdinas di Polsek Genuk, sekaligus para pihak mulai dari keluarga, teman seangkatan, dan lainnya.

"Terutama kepada Bapak Kapolrestabes Semarang yang telah memberikan peluang dan kesempatan untuk anggotanya yang sangat luar biasa, Kapolrestabes is the best," terangnya.

Diketahui Zaenul Arifin menjadi Kapolsek pertama yang meraih gelar doktor di jajaran Kapolsek Polrestabes Semarang.

Dia menjelaskan semangat dalam meraih gelar doktor lantaran anjuran sekaligus menangkap peluang dari intruksi Kapolri agar Polri harus meningkatkan kapasitas SDM demi terwujudnya Polri yang unggul.

"Iya saya yang pertama Kapolsek di Polrestabes Semarang yang meraih gelar doktor namun ini sebagai wujud dari semangat saya untuk meningkatkan kemampuan diri," jelasnya.

Zaenul mengatakan suka duka dalam menempuh gelar doktor sangat luar biasa, apalagi di tengah pekerjaannya sebagai Kapolsek yang membutuhkan perhatian maksimal.

"Pokoknya luar biasa, tidak bisa diceritakan karena harus berkorban waktu untuk keluarga, tenaga, pikiran dan finansial, ibarat kata tidak ingin mengulanginya lagi," canda Zaenul.

Sementara anggota dewan penguji Ahmad Rofiq menuturkan gelar tertinggi sudah selesai diraih oleh Zaenul Arifin, namun Rofiq berpesan sesuai kata orang bijak ketika sesuatu sempurna maka akan tampak kekurangannya.

"Gelar tertinggi di Universitas sudah diraih, sekarang tinggal diuji ilmu itu di masyarakat, saya juga berpesan ingat menuntut ilmu tidak ada hentinya," terangnya.(*)

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 1 Peserta Ijtima Asia Gowa Meninggal, 435 Dikarantina Cegah Corona

Polda Jateng Pastikan Penangkapan 2 Anggota GPK Magelang Cukup Bukti

Makan Malam Berujung Petaka, 1 Keluarga Terinfeksi Virus Corona, Ibu dan 2 Anak Meninggal, 3 Kritis

UPDATE Virus Corona di Jateng: 2.236 Orang Dalam Pemantauan, Positif Covid-19 di Semarang 6 Orang

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved