Berita Semarang
Cerita Guru SMA di Semarang, Efektifkah Kebijakan Belajar di Rumah?
guru SMAN 11 Semarang menyampaikan, khusus untuk kelas XII sedang menjalani Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah dinyatakan sebagai wabah pandemic dan pemerintah Indonesia menyatakan covid-19 atau virus corona sebagai bencana darurat nasional, sejumlah kebijakan diterapkan.
Kebijakan itu satu di antaranya mengenai pendidikan, yakni dengan melakukan pembelajaran dengan sistem dalam jaringan (daring) atau online, secara keseluruhan mulai Senin (16/3/2020) lalu.
Bagaimana, sistem pembelajaran daring itu dilaksanakan? Berikut penuturan beberapa guru di Semarang.
Nur Adha Choiriyah atau akrab dipanggil Ria, guru SMAN 11 Semarang menyampaikan, khusus untuk kelas XII sedang menjalani Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN).
Sedangkan, untuk kelas X dan XI belajar di rumah dan diisi dengan beberapa tugas.
"Untuk pembelajaran online, beberapa guru ada yang pakai Blog, Google Form, dan Google Classroom.
Alhamdulillah lancar. Kalau saya, buatkan video materi di Youtube dan tugas tindak lanjutnya lewat Google Classroom," ungkap Guru Fisika itu kepada Tribun Jateng, jumat (20/3/2020) sore.
Dia menjelaskan, melalui video materi yang diunggah di Youtube dengan tujuan siswanya bisa melihat materi itu kapan pun yang mereka mau.
“Sebenarnya, tugas yang saya berikan adalah penjelasan materi yang ada di video itu. Di video itu juga sudah ada jawabannya.
Jadi, untuk siswa tugasnya tidak begitu susah, yang penting mereka ada kegiatan.
Kasihan juga kan, kalau mereka hanya diberi tugas tanpa diberi penjelasan, apalagi fisika,” ungkap guru yang sering dipanggil muridnya Mis Ria itu.
Dia menuturkan, sebenarnya tidak melulu memberikan tugas kepada siswa di masa seperti sekarang ini.
"Bagi saya, yang penting ada komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa. Hal itu karena, saya sebagai guru juga tahu keadaan siswa," tuturnya.
Terpisah, Muhammad Nur Halim guru Bahasa Jawa di SMAN 6 Semarang menyampaikan juga memberikan tugas kepada siswanya melalui website yang disediakan oleh sekolah yakni http://fresto.biz/sma_ smg6n.
"Ini sedang masa UASBN untuk kelas XII, jadi untuk mengisi kegiatan siswa kelas X dan XI di rumah, saya berikan tugas.
Tugas yang saya berikan tidak susah, hal itu karena agar murid tidak stres. Mengenai pengumpulan tugas nanti Senin (23/3/2020)," ungkapnya. (kan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nur-adha-choiriyah-guru-sman-11-semarang-memberikan-tugas-melalui-platform-google-classroom.jpg)