Breaking News:

Berita Solo

PT KAI Daop 6 Batasi Kapasitas Penumpang Prameks dan KA Bandara

Sementara, untuk penumpang kereta jarak jauh, kondektur dapat memindahkan penumpang ke kursi yang kosong jika ada permintaan dari penumpang

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
YOUTUBE
KA Prameks jurusan Solo Yogyakarta 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - PT KAI Daop 6 Yogyakarta membatasi kapasitas penumpang untuk kereta lokal Prameks dan Kereta Bandara. Satu kali perjalanan, kereta maksimal hanya membawa 75 persen penumpang saja.

"KA Bandara secara sistem dari kapasitas maksimum 150 persen dalam satu kali perjalanan menjadi maksimum 75 persen," kata Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, Sabtu (21/3/2020).

Sementara, untuk penumpang kereta jarak jauh, kondektur dapat memindahkan penumpang ke kursi yang kosong jika ada permintaan dari penumpang.

Penumpang dapat menghubungi kondektur melalui nomor Handphone yang tertera pada setiap dinding kereta. Hal ini merupakan bagian dari penerapan social distancing atau pembatasan jarak antarpenumpang.

Social distancing, kata Eko, juga diberlakukan di area stasiun. Oleh karena itu, Eko mengimbau agar para penumpang dapat memahami dan berkenan menerapkan terkait social distancing yang telah diterapkan oleh PT KAI.

Penerapan Social Distancing di Stasiun telah dilakukan PT KAI Daop 6 Yogyakarta dengan membuat tanda batas di beberapa titik seperti loket, boarding, mesin check in mandiri, tempat duduk di ruang tunggu, dan berbagai area lainnya. Adapun jarak antar penumpang dalam social distancing di stasiun adalah kurang lebih 1 meter.

"Untuk kelancaran dan hasil dari Social Distancing yang maksimal, penumpang juga diharapkan mengetahui tanda batas untuk mengantre dengan tertib dan duduk ditempat yang tidak ada tanda larangannya, serta mengikuti seluruh arahan dari petugas yang ada di stasiun," ujar Eko.

Eko Budiyanto menambahkan, guna memaksimalkan penerapan social distancing, saat proses boarding pun penumpang dapat melakukannya secara mandiri dengan disaksikan oleh petugas.

Penumpang cukup menunjukkan atau memperlihatkan identitas diri dan boarding pass atau e-boarding pass tanpa perlu menyerahkannya ke petugas.

Jika sudah sesuai, penumpang langsung melakukan scan barcode secara mandiri dengan disaksikan oleh petugas boarding di Stasiun keberangkatannya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved