Wabah Virus Corona

Beredar Pesan Berantai Whatsapp Virus Corona Kini Melayang 8 Jam di Udara, Benarkah? Ini Faktanya

Beredar pesan via WhatsApp yang mengatakan bahwa virus Corona kini sudah bersifat airborne atau melayang di udara.

Editor: galih permadi
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi berita seputar virus corona 

TRIBUNJATENG.COM - Beredar Pesan Berantai Whatsapp Virus Corona Bisa Melayang 8 Jam di Udara, Benarkah? Ini Faktanya.

Beredar pesan via WhatsApp yang mengatakan bahwa virus Corona kini sudah bersifat airborne atau melayang di udara.

Pesan di WhatsApp tersebut juga menambahkan keterangan dalam bahasa Inggris.

UPDATE Virus Corona Jateng dan Kota Semarang, Ada Penambahan ODP dan Pasien Dalam Pengawasan

UPDATE 1 PDP Virus Corona Meninggal di Cilacap, Dinkes Ungkap Riwayat Awal Sakit Mahasiswa Itu

Lola Pamitan dari Tukang Ojek Pengkolan, Aliyah Faizah Ungkap Alasan Tak Akan Muncul Lagi

Terpaut 15 Tahun, Ini Kisah Cinta Didi Kempot Godfather of Broken Heart dengan Si Cantik Yen Vellia

Isinya mengatakan bahwa virus Corona mampu bertahan 8 jam di udara dan memperingatkan orang untuk terus memakai masker dimanapun.

Sebagai referensi, pesan tersebut juga mencantumkan tautan ke halaman berita situs CNBC.

Lalu, benarkah virus Corona penyebab pandemi Covid-19 tersebut mampu bertahan 8 jam di udara?

Penjelasan:

ANTARA menelusuri halaman berita CNBC Internasional berjudul "WHO considers ‘airborne precautions’ for medical staff after study shows coronavirus can survive in air".

Dalam artikel tersebut, CNBC mengutip penjelasan dari seorang pejabat WHO, Dr Maria Van Kerkhove, yang membidangi penularan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).

Maria Van Kerkhove mengatakan, staf medis yang menangani pasien Covid-19 perlu berhati-hati terhadap kemungkinan penularan virus lewat udara di dalam fasilitas kesehatan.

"Jika Anda melakukan prosedur-prosedur medis yang mengeluarkan aerosol, seperti di ruang perawatan, Anda berpeluang 'menyemburkan' partikel-partikel ini (percikan pasien)...," kata Maria Van Kerkhove.

Aeorosol adalah partikel cair atau padat yang melayang di udara, seperti asap, debu dan gas, yang kerap digunakan dalam prosedur kesehatan.

Dalam artikel tersebut, Maria Van Kerkhove tidak mengatakan berapa lama virus Corona bertahan dalam lingkungan seperti itu.

Apalagi menyebut angka 8 jam.

Sementara, Direktur Pusat Pengendali dan Pencegahan Penyakit AS, Robert Redfield mengatakan, penularan virus Corona melalui permukaan benda, seperti logam dan plastik, lebih berperan, dibanding lewat udara.

Klaim: Virus Corona mampu melayang 8 jam di udara
Rating: Salah/disinformasi

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul BENARKAH Virus Corona Mampu Melayang Delapan Jam di Udara? Cek Faktanya.

Kades Bojanegara Purbalingga Ditetapkan Tersangka Kasus Syukuran Berbayar, Terancam Penjara 4 Tahun

Wawan Pengusaha Kuliner Nekat Gelar Resepsi Pernikahan Putranya Saat Wabah Corona: Ini yang Terbaik

Pembunuhan Sadis Leni Janda Muda dan Putrinya, Pria Ninja Sarung Datangi Korban Tengah Malam

PENGUMUMAN! Polisi Beri Dispensasi Perpanjangan SIM bagi ODP dan PDP Virus Corona

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved