Wabah Virus Corona

Produknya Langka, Guru SMAN 7 Semarang Bikin Hand Sanitizer dari Bahan Lidah Buaya

Pembuatan hand sanitizer ini sebagai salah satu kegiatan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan SMA N 7 Semarang.

IST
Guru-guru Kimia di SMAN 7 Semarang membuat hand sanitizer dengan bahan lidah buaya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Sejak wabah virus corona atau Covid-19 mengglobal, masker dan hand sanitizer di Kota Semarang mengalami kelangkaan.

Jika ada, harganya sangat mahal.

Kondisi tersebut disiasati guru-guru Pendidikan Kimia di SMAN 7 Semarang denganmembuat hand sanitizer dari bahan lidah buaya.

Hand sanitizer ini dibuat dengan mencampurkan lidah buaya, alkohol 70%, dan baby cologne sebagai ganti essence.

“Minyak essence saat ini harganya jadi mahal, sehingga kami menggunakan baby cologne,” papar Duratun, guru Kimia SMA 7 Semarang.

“Fungsi lidah buaya sebagai pelembut, karena jika hanya menggunakan alkohol menjadikan tangan nylekithut,” tambahnya.

Perbandingan antara alkohol dan lidah buaya sebesar 3:1.

“Alkohol akan menurun kadarnya jika dicampur dengan lidah buaya sehingga alkohol harus lebih banyak untuk menjaga kadarnya,” kata Duratun.

Setelah alkohol dan lidah buaya dicampurkan, ditambah baby cologne.

Hand sanitizer yang telah jad, disaring untuk menghilangkan sisa lidah buaya.

Pembuatan hand sanitizer ini sebagai salah satu kegiatan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di lingkungan SMA N 7 Semarang.

Produk dibagikan kepada guru-guru dan digunakan di lingkungan sekolah. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved