Serentak Pekan Ini, Pemkab Sragen akan Semprotkan Disinfektan, Cegah Penyebaran Corona
Jangan lupa germas, banyak istirahat, kelola stres, makan buah dan sayur, gizi seimbang, enyahkan asap rokok, aktivitas fisik minimal 30 menit
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Pemerintah Daerah Kabupaten Sragen berencana akan menyemprotkan sebanyak 11.000 liter desinfektan secara serentak dalam minggu ini.
Satu liter cairan desinfektan ini akan dicampurkan dengan 1.000 liter air. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen Hargiyanto.
"Kemarin material yang kita pesan sudah datang sebanyak 2.000 liter cairan desinfektan. Satu liter cairan ini bisa dicampurkan dengan 1.000 liter air, jadi akan banyak sekali," kata Hargi, Selasa (24/3/2020).
Kabupaten Sragen sendiri telah melakukan penyemprotan Sabtu lalu. Terkait kapan penyemprotan tahap kedua, Hargi menyampaikan masih menunggu instruksi dari Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
"Ini nanti akan kita buat surat ke Kecamatan berapa fasum dan fasos untuk dilaporkan ke DKK paling lambat hari ini. Mungkin Setelah itu kita bagi," kata Hargi.
Hargi juga menyampaikan setiap RT juga diperbolehkan untuk meminta, namun harus tetap melalui dari kecamatan. Sehingga dari kecamatan yang mengajukan bukan perseorangan.
"Fasum meliputi tempat ibadah, sekolahan, tempat-tempat yang mungkin gampang dijangkau orang," lanjut Hargi.
Meski telah disediakan oleh Pemda, Hargi mengharapkan penyemprotan secara stimulan, secara swadaya sendiri-sendiri akan rutin dan sering dilaksanakan.
"Sebaiknya penyemprotan kan se-seringnya dalam artian bisa sehari sekali, dua hari sekali tapi kita tidak mungkin menyiapkan terus sehingga harapannya bisa diikuti oleh mandiri," kata Hargi.
Sementara untuk pembagian hand sanitizer yang juga akan dilakukan pekan ini, Hargi masih menunggu instruksi dari bupati. Hargi memastikan sebanyak 5.000 hand sanitizer akan diberikan.
Hargi juga terus mewanti-wanti masyarakat agar menerapkan perilaku hidup sehat dan selalu jaga kebersihan, cuci tangan dengan menggunakan air mengalir dan sabun.
"Sifat virus itu tergantung dengan ketahanan tubuh, akan sembuh asal ketahanan imun tubuh bagus dan ketika imun bagus terkena virus gejala itu tidak timbul," kata Hargi.
"Jangan lupa germas, banyak istirahat, kelola stres, makan buah dan sayur, gizi seimbang, enyahkan asap rokok, aktivitas fisik minimal 30 menit," katanya.
Hargi juga mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya sosial distancing, bahwa salah satu pencegahan pengendalian Covid-19 ialah sosial distancing. (uti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengisian-tangki-untuk-penyemprotan.jpg)