Sering Dibayar Pasien dengan Sayur, Dr Handoko Gunawan Dinyatakan Negatif Corona
Sebelum dedikasinya menangani pasien corona, Dokter Handoko Gunawan juga sering pergi ke pelosok Kalimantan.Ia akan menyusuri sungai dengan sampan
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Setelah ikut berjuang merawat pasien corona, Dokter Handoko Gunawan sempat masuk ICU, Rabu (18/3/2020).
Seminggu sudah dokter berusia 80 tahun tersebut dirawat di ICU.
Sempat dikhawatirkan, Dokter Handoko Gunawan terinfeksi virus corona.
Kabar baik disampaikan oleh pihak keluarga Dokter Handoko Gunawan.
Dokter spesialis paru yang bekerja di RS Graha Kedoya, Jakarta Barat tersebut dinyatakan negatif narkoba.
Ia bahkan sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya di kawasan Jelambar, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat menaiki sebuah taksi.
"Kami atas nama Keluarga Dr. Handoko Gunawan ingin menyampaikan kabar baik, mengenai kondisi terkini Dr. Handoko Gunawan kepada seluruh kerabat, sahabat, teman, netizen serta seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang tak henti-hentinya memberikan dukungan, semangat serta memanjatkan doa-doanya untuk kesembuhan Dr. Handoko Gunawan, yaitu sebagai berikut," tulis surat yang beredar di media sosial tersebut.
"Berdasarkan hasil tes Dr. Handoko Gunawan dinyatakan NEGATIF terhadap COVID-19. Hari ini tanggal 24 Maret 2020 Dr. Handoko Gunawan sudah diijinkan untuk keluar dari RS dan selanjutnya menjalani SELF ISOLATION selama 14 hari ke depan di rumah," lanjutnya.
Guna mendukung pengobatan dokter Handoko Gunawan, pihak keluarga meminta tidak ada tamu yang datang selama empat belas hari ke depan. Hal itu akan membantu pemulihan dokter Handoko Gunawan.
Dokter Handoko Gunawan sendiri sudah berusia 80 tahun. Kendati demikian, sebelum tumbang dan masuk ICU, dr Handoko Gunawan tetap bersedia menambah jam kerjanya hingga jam 3 pagi.
Anak-anak Dokter Handoko Gunawan sendiri dikabarkan sudah melarangnya bekerja, terlebih sang ayah turut menangani pasien corona.
Namun, dengan tegas Dokter Handoko Gunawan mengatakan bahwa ia tidak takut mati.
Hal itu diceritakan oleh artis Kirana Larasati lewat akun Twitternya, Selasa (17/3/2020).
"Beliau adalah dr. Handoko Gunawan, dokter ahli paru di RS Graha Kedoya. Umurnya sudah 80. Beliau kerja sampai jam 3 pagi. Anak2nya sdh saranin jgn ikut terjun, tetapi katanya kalau dia mati juga gpp. Mari kita doakan agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan. Karma baik untuknya. https://t.co/NZ1QJz0hBX", cuitnya.
Sebelum dedikasinya menangani pasien corona, Dokter Handoko Gunawan juga sering pergi ke pelosok Kalimantan.
Handoko akan menyusuri sungai dengan sampan.
Tidak hanya itu, Dokter Handoko Gunawan tidak meminta imbalan apapun kepada masyarakat pedalaman.
Namun masyarakat tersebut dengan sukarela memberikan hasil pertanian mereka seperti sayur dan buah-buahan.
"Sejak WKS nya di Kalimantan, naik sampan mengunjungi desa-desa di sepanjang sungai. Bayarannya sayur-sayuran dan buah. Kadang-kadang saja ada penduduk yang berikan ayam"
Demikian adalah pesan chating yang dibagikan oleh aktris Kirana Larasati di Twitternya.
Sementara itu, pemerintah Indonesia kembali mengumumkan kasus baru Virus Corona di Indonesia, Selasa (24/3/2020).
Jumlah pasien positif virus Corona atau COVID-19 di Indonesia bertambah 107 kasus sehingga total menjadi 686 kasus.
Pasien yang meninggal pun bertambah 7 sehingga menjadi 55 orang.
“Ini adalah angka akumulasi sejak awal kami melakukan pemeriksaan“ kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto melalui siaran langsung di Jakarta, Selasa (24/3/2020).
Namun Yurianto mengatakan tidak ada penambahan pasien positiv COVID-19 yang sembuh. Jumlah pasien yang sembuh saat ini tetap 30 orang. (*)