Wabah Virus Corona

Bupati Banyumas : Semoga Tak Terjadi, tapi Kami Tetap Siapkan Pemakaman Khusus Korban Virus Corona

Usai melaksanakan rapat sembari berjemur dibawah sinar matahari, Bupati Achmad Husein menyampaikan beberapa hal salah satunya adalah komitmen mengenai

Bupati Banyumas : Semoga Tak Terjadi, tapi Kami Tetap Siapkan Pemakaman Khusus Korban Virus Corona
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat ditemui TribunBanyumas.com, di Ruang Jaka Kaiman, Pendapa Sipanji, Purwokerto. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Usai melaksanakan rapat sembari berjemur dibawah sinar matahari, Bupati Achmad Husein menyampaikan beberapa hal salah satunya adalah komitmen mengenai tempat ibadah.

"Mulai komitmen yang tempat ibadah tapi juga tindakan preventif dan juga langkah-langkah persiapan termasuk rumah sakit," ujar Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, Kamis (26/3/2020).

Selain membahas mengenai tempat ibadah, pihaknya juga membahas, mengenai opsi menyiapkan pemakaman khusus untuk korban virus Corona.

Penggali Kubur yang Layani Keluarga Presiden Jokowi Justru Protes Jika Dibayar, Ini Alasannya

Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo Teringat Pesan Sudjiatmi : Jangan Bertengkar dengan Jokowi

Cerita Driver Ojol di ILC Soal Mbak Semalam yang Pesen Makan, Audiens Langsung Bertepuk Tangan

PO Bus di Tegal Pun Merasakan Dampak Virus Corona, Sehari Cuma Dapat 10 Penumpang ke Jakarta

"Terakhir adalah, seandainya dan mudah mudahan tidak pernah terjadi kalau ada kasus seperti di Sumampir dan supaya tidak ada penolakan oleh warga maka akan kita siapkan pemakaman khusus," ungkap bupati.

Bupati juga akan menyiapkan tim khusus yang akan menangani pemakaman agar tidak melibatkan masyarakat.

Tim khusus Bupati akan melibatkan pihak dari rumah sakit, BPBD, dan juga MUI dan yang nantinya tim tersebut akan mendapatkan pelatihan dari MUI Banyumas.

"Pastinya melibatkan BPBD, termasuk doa nanti pelatihannya di dampingi oleh MUI," katanya.

Bupati menjelaskan bahwa masyarakat nantinya tetap bisa datang ke makam, namun harus menggunakan masker dan juga dengan menjaga radius aman.

"Masyarakat boleh saja datang, tetapi tetap menggunakan masker dan juga ada garis yang tidak boleh dimasuki, pungkasnya.

Setelah rapat, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan penyemprotan desinfektan massal di setiap jalan dan sudut kota Purwokerto.

Penyemprotan adalah inisiatif dari Kapolresta dan jajaran forkompinda lain yang diprioritaskan pada tempat yang jarang disinari matahari.

Polresta punya mobil water Canon, dan akan mencoba destilasi seluruh jalan.

Selain jalan Bupati juga meminta agar pasar-pasar juga turut disemprot cairan disinfektan.

Bupati berpesan terutama yang berada di Kemiri Kecamatan Sumpiuh agar menjadi prioritas. (TribunBanyumas/jti)

Kapolsek Bonorowo Kebumen Turun Tangan, Keluarga Rustadi Akhirnya Legowo Resepsi Nikahan Ditunda

PT KAI Daop IV Semarang Hentikan Sementara Operasional 4 Kereta Api karena Virus Corona

Udinus Perpanjang Kuliah Online sampai 30 April 2020, Mahasiswa dapat Potongan Rp 200 Ribu

Sambil Ciumi Bendera Merah Putih, Bupati Banjarnegara Ajak Tenaga Medis Jihad Lawan Virus Corona

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved