Wabah Virus Corona

Pemkab Batang Siapkan Rumah Sakit Darurat Corona di Mes Persibat

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah bertambah menjadi enam orang yang saat ini tiga orang dirawat RSUD Kalisari

Pemkab Batang Siapkan Rumah Sakit Darurat Corona di Mes Persibat
ISTIMEWA
Bupati Batang Wihaji di dampingi Kepala Dinas Kesehatan Batang dr Muchlasin dan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Wahyu Budi Santoso mengunjungi Mes Persibat Batang yang rencananya sebagai Rumah Sakit Darurat, Kamis (26/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah bertambah menjadi enam orang yang saat ini tiga orang dirawat RSUD Kalisari Batang dan tiga orang di RS QIM.

Dari enam orang PDP berasal dari Kecamatan Limpung, Subah dan Tulis.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini juga bertambah menjadi 51 orang.

Presiden Jokowi Pecat Evi Novida Sebagai Komisioner KPU, Ini Penyebabnya

Penggali Kubur yang Layani Keluarga Presiden Jokowi Justru Protes Jika Dibayar, Ini Alasannya

Penggali Kubur Kabur Takut Tertular, Wabup Nur Bantu Pemakaman Jenazah Pasien Positif Corona

Misteri Kematian Solekah di Dalam Tandon Air, Warga Semarang Itu Posisi Duduk, Kepala Tak Berbentuk

Untuk itu, Bupati Batang Wihaji terus berupaya melakukan langkah - langkah skenario darurat dalam penangangan wabah virus corona.

Satu di antaranya dengan menyiapakan rumah sakit darurat sebagai tempat isolasi untuk pasien darurat virus corona atau covid-19.

Tempat isolasi tersebut rencananya menggunakan mes Persibat Batang yang berada di Jl. Letjen Suprapto Batang.

"Mes Persibat kita survei yang nantinya sebagai salah satu tempat isolasi pasien dalam pengawasan (PDP), seandainya ada kejadian luar biasa covid-19," tutur Bupati Batang Wihaji saat survei mes Persibat Batang, Kamis (26/3/2020).

Menurutnya, fasilitas mes cukup komplit dari kamar mandi dan ruangannya menggunakan AC.

Gedung mes Persibat mampu menampung minimal 24 pasien dengan 12 kamar.

"Dinas Kesehatan masih menghitung kebutuhan para medisnya, alat pelindung diri, dan kita juga rencananya akan membuka pendaftaran relawan bagi perawat serta bidan untuk ditugaskan di Rumah Sakit Darurat, karena tidak mungkin mengambil petugas dari Puskesmas dan Rumah Sakit," jelasnya.

Dikatakannya, menyiapkan tempat isolasi tersebut juga telah mendapatkan support dari DPRD sehingga diharapkan nantinya mendapat supporting anggaran, karena kebutuhannya tidak sedikit.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Batang Wahyu Budi Santoso menjelaskan Mes Persibat merupakan fasilitas Pemkab Batang yang dipinjam oleh PT Persibat.

Karena belum bergulirnya musim pertandingan sehingga keberadaan mes digunakan oleh Pemkab untuk rumah sakit darurat.

"Anjuran Pemerintah pusat agar pemerintah daerah harus menyiapkan sarana prasarana langkah-langkah darurat untuk isolasi, karena mes Persibat fasilitasnya representatif maka akan digunakan sebagai rumah sakit darurat," pungkasnya. (din)

Ridwan Kamil Bocorkan 4 Klaster Sebar Virus Corona, Warga Jateng Meninggal Tertular Klaster Bogor

1 Warga Positif Corona, Kota Tegal Local Lockdown 4 Bulan, Seluruh Perbatasan Ditutup, Kecuali Ini

Tocilizumab Obat Produksi Swiss Roche Diklaim Sembuhkan Pasien Kritis Virus Corona dengan Rasio 90%

Koalisi PKB, PPP, dan Nasdem Tantang PDIP di Pilkada Pemalang 2020

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved