Wabah Virus Corona

Ujian Sekolah di Pekalongan Tetap Dilakukan, Sumarwati: Tapi Tidak Boleh Datangkan Siswa

Ujian sekolah di Kabupaten Pekalongan untuk kelulusan tetap dilaksanakan tapi dengan catatan atau ketentuan.

Ujian Sekolah di Pekalongan Tetap Dilakukan, Sumarwati: Tapi Tidak Boleh Datangkan Siswa
Tribun Jateng/ Indra Dwi Purnomo
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Sumarwati. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 4 tahun 2020 tentang kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran virus corona atau covid 19, maka pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dibatalkan.

Namun ujian sekolah untuk kelulusan tetap dilaksanakan tapi dengan catatan atau ketentuan.

Di antaranya tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini.

Semua Pintu Masuk di Kabupaten Kendal Dijaga Petugas, Pengendara Diperiksa Suhu Tubuh hingga Riwayat

Video Penemuan Jasad Perempuan dalam Tandon Air di Semarang

Pemudik Masuk Kota Solo Harus Lapor, FX Hadi Rudyatmo: Ya Masuk Karantina Dulu

Dalam Semalam, 2 Minimarket di Demak Dirampok, Pelaku Bawa Senjata Api Todong ke Karyawan Toko

Sumarwati mengungkapkan, dalam surat edaran Mendikbud ada beberapa poin penting.

Meliputi ujian sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, maupun bentuk asesmen jarak jauh lainnya.

"Kami masih merancang ujian ini untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh," ungkap Sumarwati kepada Tribunjateng.com seusai menghadiri rapat di ruang rapat bupati pekalongan, Kamis (26/3/2020).

Pihaknya juga mengatakan, untuk kenaikan kelas juga ada ketentuanya yakni ujian akhir semester dalam bentuk tes.

Namun, saat ini pihaknya kini sedang mencari formula terbaik bagaimana caranya melaksanakan ujian tersebut dengan tidak menghadirkan peserta didik atau siswa yang ikut ujian.

Lalu, pada surat edaran tersebut juga disebutkan tentang, proses belajar dari rumah melalui pembelajaran daring atau jarak jauh.

"Cara seperti ini dilaksanakan guna memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan."

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved