Berita Semarang

Update Corona di Semarang: Positif Covid-19 Naik Jadi 14 Orang, Hendi Minta Warga Tak Berkerumun

Dari jumlah itu, 12 pasien merupakan warga lokal dan sisanya dari luar Kota Semarang

Update Corona di Semarang: Positif Covid-19 Naik Jadi 14 Orang, Hendi Minta Warga Tak Berkerumun

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) menyebutkan jumlah pasien positif terjangkit Covid-19 atau virus corona di Kota Semarang saat ini telah mencapai 14 orang.

“Hari ini bertambah, dari tiga hari lalu yang hanya lima,” tuturnya saat ditemui usai memimpin penyemprotan disinfektan massal di Kecamatan Ngaliyan, Kamis (26/3/2020) hari ini.

Kesaksian Tetangga Teroris di Subah Batang: Mereka Tak Mau Jumatan Jika Imamnya PNS

Kabar Baik, Warga Jateng Bisa Tahu Hasil Tes Corona Lebih Cepat hanya Hitungan Jam

Penggali Kubur yang Layani Keluarga Presiden Jokowi Justru Protes Jika Dibayar, Ini Alasannya

Gibran Rakabuming Ungkap Sosok Sudjiatmi Notomihardjo: Puasa dan Salat Tahajud Tak Pernah Putus

Dari jumlah itu, 12 pasien merupakan warga lokal dan sisanya dari luar Kota Semarang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), di Kota Semarang sendiri sampai siang ini mencapai 99 dan masih dirawat.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP), tercatat di situs siagacorona.semarangkota.go.id mencapai 677 orang.

Dari naiknya jumlah tersebut, Hendi kembali meminta warga untuk tetap mematuhi kebijakan pemerintah seperti dilarangnya berkerumun dan melakukan aktivitas yang tidak terlalu penting di luar rumah.

Selain dari penyemprotan disinfektan massal, orang nomor wahid di Kota Semarang tersebut juga meminta warga untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

“Perlu juga bergerak bersama membersihkan tempat masing-masing,” imbuhnya. (tribunjateng/rez)

Kesaksian Tetangga Teroris di Subah Batang: Mereka Tak Mau Jumatan Jika Imamnya PNS

Dokter Indro Sang Ahli Virus : Covid-19 Mudah Nempel tapi Tidak Menimbulkan Kerusakan

Penggali Kubur yang Layani Keluarga Presiden Jokowi Justru Protes Jika Dibayar, Ini Alasannya

 

 

 

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved