Breaking News:

Virus Corona Jateng

Bupati Wihaji Minta Warga Batang Perantau di Zona Merah Virus Corona Tidak Mudik

Bupati Batang Wihaji meminta warga Batang yang mencari rejeki khususnya di daerah zona merah virus coroba untuk tidak mudik sementara waktu.

Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Bupati Batang Wihaji (tengah) saat konferensi pers beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Di tengah mewabahnya virus corona yang sedang mewabah di Indonesia dan beberapa wilayah berada di zona merah virus corona

Bupati Batang Wihaji meminta warga Batang yang mencari rejeki khususnya di daerah zona merah virus coroba untuk tidak mudik sementara waktu sampai kondisi stabil.

Hal itu, tak lain untuk keselamatan dan kebaikan bersama dalam mencegah virus corona.

Dokter Bambang Kadinkes Dinyatakan Positif Virus Corona, Ia Tulis Pesan Ini di Sepucuk Surat

Pasien Sembuh Corona di Solo Cerita Sering Minum Ramuan Empon-empon, Pas Sakit Keluhkan Gejala Ini

1 Warga Kendal Meninggal Seusai Perjalanan dari Jakarta, Dikuburkan Layaknya Pasien Positif Corona

Najwa Shihab Loncat Bahagia Saat Penampilan Pamungkas Didi Kempot Mampu Tembus Donasi Rp 9 Miliar

"Ada puluhan ribu warga Bayang yang mencari rejeki di daerah yang masuk dalam zona merah virus corona, sehingga saya meminta tolong warga Batang rantau tidak mudik dulu."

"Ini demi kebaikan bersama dan keselamatan keluarga yang di kampung," tutur Bupati Wihaji, Minggu (29/3/2020).

Namun, jija memang mendesak karena ada keluarga yang sakit akan dipersilahkan.

Tapi tetap mengikuti protokol kesehatan dan harus lapor ke RT agar ada tindak lanjut dari Puskesmas untuk pengecekan kesehatan.

"Di tengah wabah pandemi covid-19 mudik menjadi masalah, maka saya minta Gubernur DKI dan Jawa Barat menghimbau agar perantau untuk tidak mudik dulu," ujarnya.

Wihaji berharap Kapolri untuk bisa membantu, karena daerah sangat kewalahan kalau ada ribuan pemudik pulang kampung.

"Tenaga medis kita tidak mampu memeriksa kalau setiap hari ada 1000 warga yang pulang kampung."

"Oleh karena Itu, saya minta Bantuan Kapolri, Gubernur untuk dicarikan jalan keluarnya," imbuhnya.

Dikatakannya, untuk saat ini pihaknya sudah mengimbau bagi warga Batang rantau yang pulang segera lapor ke RT dan Puskesmas agar mendapat pemeriksaan.

"Ini hanya antisipasi saja, bukan kita menuduh tapi demi kebaikan bersama agar masyarakat Batang terselamatkan," pungkasnya.

(Dina Indriani)

Bak Kota Mati, Suasana Terkini Simpang Lima Kota Semarang Pasca Penutupan Jalan Protokol

Calon Pengantin Akad Nikah di KUA Dianjurkan Pakai APD untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Personel Polri Ditambah untuk Bantu Rehab Rumah Warga di Lokasi TMMD Pekalongan

Viral Video Perawat Lawan Corona Menangis, Dapat Aplaus Tetangga Sebelum Pergi Bekerja

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved