TMMD Pekalongan

Kapten Parman Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Warga Selama TMMD Berlangsung

Wajar, di tengah-tengah para Satgas TMMD bekerja membangun jalan akan sering diganggu oleh warga yang sedang beraktifitas.

ist
Mohon Maaf Atas Ketidaknyamanan Warga Selama TMMD Berlangsung 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Menyusul jalan yang saat ini tengah dibangun oleh Satgas TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, merupakan jalan utama dan satu-satunya untuk aktivitas warga Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, akibatnya selama pelaksanaan TMMD, agak mengganggu aktivitas mereka.

Menurut Kades Pantirejo, Hamka Nurul Huda, memang jalan yang saat ini tengah dibangun TNI dari Kodim Pekalongan adalah satu-satunya jalan utama yang digunakan untuk aktivitas warga.

''Wajar, di tengah-tengah para Satgas TMMD bekerja membangun jalan akan sering diganggu oleh warga yang sedang beraktivitas. Terutama saat sore hari, dipastikan gangguan dari warga akan meningkat,'' papar Kades Hamka, Sabtu (27/3/2020).

Komandan Satuan Sekelas Kompi (SSK) TMMD Kodim Pekalongan, Kapten Inf. Parman, minta kesadaran warga untuk sementara menyusul pembangunan jalan melalui TMMD mengganggu aktivitas warga di setiap harinya.

''Atas nama jajaran Kodim, mohon maaf atas ketidaknyamanan warga selama TMMD berlangsung. Semua ini untuk sementara, dan demi kebaikan ke depan,'' tandas Kapten Parman.

Terpisah, Ngatman, salah satu warga Pantirejo menyatakan, seluruh warga Pantirejo bisa memaklumi jika selama ada TMMD Kodim Pekalongan, terutama di pembangunan jalan, sedikit mengganggu aktivitas warga.

''Toh semua itu demi kebaikan seluruh warga Pantirejo, sehingga seluruh warga akan cukup memaklumi. Tidak usah ada permintaan maaf, apa yang menjadi tujuan TNI Kodim Pekalongan juga untuk kebaikan seluruh warga Desa Pantirejo,'' papar Ngatman. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved