TMMD Pekalongan

Kerja TMMD Kok Seperti Kerja Sosial? Warga Komentari Prada Indra

Seorang anggota Satgas menjadi bahan "pergunjingan" warga setempat yang ikut kerja bakti bersama anggota Satgas TMMD,

IST
Prada Indra Sangaji, dari Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, membantu Mbah Sayad (68) yang kesulitan membawa beras dengan sepeda di jalan seputaran pembangunan talud. 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Sabtu (27/03/2020), siang, suasana di lokasi pembangunan talud di Dukuh Jlubang, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, agak ramai.

Seorang anggota Satgas menjadi bahan "pergunjingan" warga setempat yang ikut kerja bakti bersama anggota Satgas TMMD.

''Kerja TMMD kok seperti kerja sosial,'' celetuk Jamari (54), seorang warga.

Ternyata celetukan warga itu berawal ketika seorang anggota Satgas TMMD, Prada Indra Sangaji, dari Batalyon Infanteri 407/Padma Kusuma, membantu Mbah Sayad (68) yang kesulitan membawa beras dengan sepeda di jalan seputaran pembangunan talud.

Tak pedulikan celetukan itu, Prada Indra terus membantu Kakek Syad hingga ke jalan yang sudah bagus.

''Ya mungkin warga tidak paham saja jika berkomentar seperti itu. Karena namanya membantu warga yang tengah kesulitan juga menjadi salah satu tugas wajib bagi para anggota Satgas saat bekerja di lokasi TMMD,'' terang Prada Indra Sangaji.

Indra mengaku, saat menolong Kakek Sayad justru teringat dengan kakeknya yang ada di kampung.

Dia berharap jika kakeknya tengah mengalami kesulitan juga ada orang yang membantu.

''Terima kasih Pak, dibantu mendorong sepeda saya. Ya beginilah kondisi jalan di Pantirejo, jelek, bergelombang dan banyak batu, sehingga menyulitkan warga untuk beraktivitas sehari-hari. Tentu nanti setelah selesai dibangun Pak Tentara, jalanan akan menjadi bagus,'' tutur Mbah Sayad. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved