Virus Corona Jateng

Penjualan Laptop Naik Hanya di Awal Imbauan Work From Home, Baidi : Malah Sekarang Cenderung Turun

Imbauan Pemerintah untuk melakukan Work From Home (WFH) bagi para pekerja dan belajar di rumah bagi para pelajar, menyebabkan penjualan laptop mengala

Penulis: Ruth Novita Lusiani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/RUTH NOVITA LUSIANI
Situasi di Toko Marco Computer di Plasa Simpang Lima, tampak pengunjung sedang melihat-lihat laptop yang ada, Senin, (30/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Imbauan Pemerintah untuk melakukan Work From Home (WFH) bagi para pekerja dan belajar di rumah bagi para pelajar, menyebabkan penjualan laptop mengalami peningkatan.

PIC Toko Marco Computer di Plasa Simpang Lima, Baidi Abdulah, mengatakan peningkatan mulai dirasakan di awal saat adanya imbauan yang diberikan Pemerintah tersebut.

“Untuk peningkatan penjualan laptop mulai dirasakan di minggu pertama sejak Pemerintah memberikan imbauan pada tanggal 16 Maret 2020 lalu,” ungkap Baidi kepada Tribun Jateng, Senin, (30/3/2020).

BREAKING NEWS: Hasil Tes B2P2VRP 1 Warga Salatiga Positif Virus Corona, Pulang dari Amerika

Nella Kharisma Tersipu Malu Ketika Dory Penabuh Gendang Didi Kempot Akan Nafkahinya dan Anak-anak

Cara Login dan Isi Sensus Penduduk Online 2020 di sensus.bps.go.id, Besok Terakhir  

 Ayu Ting Ting Aktif Main Badminton dan Voli Selama Tinggal di Rumah Saat Wabah Corona

Dilanjutkannya, pada penjualan di hari biasa, Toko Marco Computer dapat menjual sekira 5 unit per hari, sedangkan sejak adanya WFH dan belajar di rumah dapat terjual hingga dua kali lipatnya.

Untuk tipe laptop yang banyak dicari oleh masyarakat diantaranya seperti Hp, Asus, Acer, dengan harga berkisar mulai dari Rp 4 juta.

Namun, Baidi mengatakan peningkatan itu hanya dirasakan di minggu pertama saja, setelah itu penjualan cenderung mengalami penurunan.

“Setelah minggu pertama penjualan normal kembali, tapi semakin kesini dirasa mengalami penurunan penjualan,” tambahnya.

Di samping itu, Baidi juga menambahkan kini suplai ketersediaan laptop mulai mengalami penurunan imbas dari adanya virus corona, mengingat kebanyakan laptop diimpor dari China.

“Di awal adanya himbauan untuk WFH, di toko kami juga mengalami peningkatan penjualan laptop, sekira 3 unit lebih per hari,” ungkap Sales Toko Pitstop Computer, Sodiq Budi Priyanto.

Dengan merk laptop yang paling banyak dicari Asus, dengan harga kisaran mulai dari Rp 4 juta.

Namun kini hal yang sama juga dialami Toko Pitstop Computer, dimana penjualan laptop sudah kembali normal seperti biasanya.

“Dengan adanya penyebaran virus corona ini, kedepan kami berharap semoga tidak terjadi penutupan di area ini, agar penjualan dapat berjalan seperti biasanya,” pungkas Sodiq. (Ute)

Mulai Hari Ini, Sepanjang Jalan Lawu Karanganyar Ditutup dari Jelang Malam hingga Pagi

Besok Polres Kebumen Akan Semprot Disinfektan di Jalan dan Fasilitas Umum, Ini Rutenya

Cegah Penularan Virus Corona, 5 Desa di Pekalongan Tutup Akses dan Isolasi Wilayah

Polisi Curiga Pemotor Tanpa Plat Nomor di Pekalongan Ternyata Bawa Pil Koplo 5.000 Butir

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved