Breaking News:

Berita Jawa Timur

Lady Escort dan Sexy Dancer Klub Malam Tertangkap Basah Saat Melayani Pelanggan di Kamar Hotel

Di tengah mewabahnya virus corona tak menyurutkan pelaku prostitusi online ini untuk mncari pelanggan.

surya.co.id/didik mashudi
Petugas memperlihatkan barang bukti kasus prostitusi online yang diungkap Satreskrim Polres Kediri, Minggu (28/3/2020). 

TRIBUNJATENG.COM -- Di tengah mewabahnya virus corona tak menyurutkan pelaku prostitusi online ini untuk mncari pelanggan.

Akibatnya dua orang pekerjaseks komersial (PSK) bersama seorang mucikari prostitusi online diciduk polisi saat sedang melayani pelangganya di sebuah hotel di Kediri, Jawa Timur.

Prostitusi bertarif kelas premium itu terbongkar dari informasi masyarakat adanya prostitusi online yang dipasarkan via WhatsApp (WA) dan bertransaksi di satu hotel di Kabupaten Kediri, pada 23 Maret 2020 malam.

Beredar viral di grup-grup WhatsApp (WA), dua cewek asal Surabaya mencari pelanggan dalam bisnis prostitusi online.

Polisi pun turun tangan dan akhirnya menangkap dua cewek asal Surabaya dan seorang mucikari prostitusi online tersebut.

Mereka tertangkap basah saat melayani pelanggan di sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur (Jatim).

Bisnis prostitusi online bertarif Rp 3 juta sekali kencan itu diungkap jajaran Satreskrim Polres Kediri.

"Setelah dilakukan penyelidikan ternyata benar ada praktik prostitusi sehingga dilakukan penggerebekan," ungkap Kasubag Humas Polres Kediri AKP Purnomo, Minggu (29/3/2020).

Saat polisi menggerebek didapati ada pasangan bukan suami istri, ada salah satu kamar yang digrebek ditempati oleh mucikari Nadia.

Sementara PSK yang dipekerjakan oleh Nadia masing-masing, AH (33) dan YN (24) keduanya berprofesi sebagai lady escort dan sexy dancer klub malam di Kota Surabaya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved