Berita Salatiga

Kurangi Penyebaran Corona, Pemkot Salatiga Larang Bus Melintas di Jalur Kota

Ia menambahkan, proses menaikkan maupun menurunkan penumpang seluruhnya dipusatkan di Terminal Tingkir

Tribun Jateng/M Nafiul Haris
Kepala Dishub Kota Salatiga Sidqon Effendi. 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Upaya mengurangi penyebaran virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melarang bus melintasi jalur jalan dalam Kota Hati Beriman.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Salatiga Sidqon Effendi mengatakan pelarangan bus melintasi jalur kota akan mulai diberlakukan pada Minggu depan.

"Jalur bus dari arah Semarang menuju Solo dan sebaliknya dialihkan ke jalan lingkar selatan (JLS) Salatiga," terangnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (1/4/2020)

Menurut Sidqon, selain pelarangan melintas para sopir bus yang masih beroperasi juga dilarang menaikkan atau menurunkan penumpang pada sembarang jalan.

Ia menambahkan, proses menaikkan maupun menurunkan penumpang seluruhnya dipusatkan di Terminal Tingkir.

"Ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus corona (covid-19). Larangan bus melintasi jalur Kota Salatiga akan mulai diberlakukan Minggu depan," katanya

Dikatakannya, maksud dari pemusatan tempat naik turun penumpang bus untuk memudahkan screening semua penumpang bus, termasuk pemudik yang turun di Salatiga.

Pihaknya menyatakan para pemudik dari daerah pandemi covid-19 seperti Jakarta, Bogor, Yogjakarta turut dilakukan pendataan hingga saat ini pemudik telah melewati proses screening sebanyak 108 orang.

"Sedangkan penumpang bus dari Kota Salatiga sebanyak 98 orang. Selama ini belum ditemukan penumpang bus yang mengalami gangguan kesehatan mirip virus corona," ujarnya

Lebih lanjut Sidqon menyampaikan, perusahaan otobus (PO) yang ada di Salatiga untuk melakukan sterilisasi armadanya secara berkala. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved