Berita Jateng

Isolasi Wilayah Kota Tegal Jadi Pembahasan Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo

Isolasi wilayah yang diterapkan Pemerintah Kota Tegal dengan cara menutup kota dengan beton agar masyarakat tidak leluasa masuk menjadi sorota

ISTIMEWA
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo tengah rapat melalui video conference bersama Presiden Jokowi 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Isolasi wilayah yang diterapkan Pemerintah Kota Tegal dengan cara menutup kota dengan beton agar masyarakat tidak leluasa masuk menjadi sorotan.

Keputusan pemkot tersebut juga menjadi pembicaraan saat Ganjar rapat melalui video conference bersama Presiden Jokowi.

Ganjar pun memberikan penjelasan secara gamblang apa yang terjadi.

Sejumlah Pemain Muda PSIS Ramai-ramai Lelang Jersey, Dewangga Lelang Seragam Timnas U-19 Indonesia

Cegah Corona, Luxiediandra Crazy Rich Surabaya Bagi-bagi Masker Batik dan Hand Sanitizer Gratis

Alji Curi Motor, Notebook, dan 2 HP di Semarang, Tertangkap Gara-gara Motornya yang Ditinggal

Dikabarkan Hilang Setelah Ungkap Virus Corona Pertama di Wuhan, Dokter Ai Fen Muncul, Ini Curhatnya

"Tegal bersama Papua dibahas oleh pusat.

Maka waktu saya ditanya, enggak kok pak.

Ceritanya tidak seperti itu.

Mereka hanya ingin menutup jalan saja," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (2/4/2020).

Dikatakan Ganjar, setelah menutup akses masuk ke dalam kota, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, semakin kerap komunikasi dengan dirinya.

Dari komunikasi tersebut, Ganjar akhirnya memahami asal muasal ihwal 'lockdown' tersebut.

Meskipun demikian, Kota Tegal harus mengikuti dan menyesuaikan keputusan pemerintah pusat yang memilih opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved