Breaking News:

Virus Corona Jateng

Warga Desa Colo Menolak Keras Graha Muria Dijadikan Tempat Karantina Pemudik Tujuan Kudus

Warga Desa Colo menolak keras penggunaan Graha Muria sebagai lokasi karantina pemudik yang akan tiba di Kudus.

Istimewa
Warga Colo melakukan aksi unjuk rasa penolakan Graha Muria dipakai sebagai tempat karantina bagi para pemudik, Jumat (3/4/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setelah penolakan warga Rusunawa Bakalan Krapyak untuk dijadikan tempat karantina.

Warga Colo‎, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, juga melakukan penolakan terhadap rencana menjadikan Graha Muria sebagai lokasi karantina pemudik yang berasal dari zona merah.

Koordinator aksi protes warga Colo, Mochamad Rindho menceritakan lokasi karantina itu akan membuat daerahnya semakin terdampak.

Benarkah Cuaca Panas Bikin Virus Corona Mati? Ini Penjelasan IDI

Hubungan Pemerintah Pusat dengan Anies Baswedan Dikabarkan Retak, Ini Kata Luhut Pandjaitan

Setelah 14 Tahun Konflik, Betharia Sonata Menangis Ceritakan Alasannya Minta Maaf pada Willy Dozan

Klik Www.pln.co.id untuk Dapatkan Token Gratis Selama 3 Bulan, Ini Cara Mudahnya

Selama ini masyarakat Desa Colo sudah terbebani dengan penutupan obyek wisata, sehingga menyebabkan perekonomian yang berputar di sana lesu.

"Dengan adanya karantina kami khawatir akan semakin membuat keadaan memburuk," jelas dia, Jumat (3/4/2020) sore.

Selain itu, kata Rindho, warga juga khawatir terhadap dampak kesehatan bagi warga sekitarnya.

Apabila memang benar jika lokasi Graha Muria jadi tempat karantina pemudik berstatus orang dalam pemantauan.

"Colo saat ditutup untuk wisatawan saja sudah mencekam, apaagi sekarang ini tambah mencekam lagi nanti," lanjutnya.

Oleh karena itu pihaknya berharap pemerintah bisa mempertimbangkan berbagai aspek terlebih dahulu sebelum memutuskan sebuah kebijakan.

"Mohon dipikirkan dengan matang sebelum pemerintah mengambil kebijakan," jelasnya.

Puluhan warga tampak memblokade jalan menuju Graha Muria.

Warga setempat juga tampak memasang spanduk berisikan penolakan pengkarantinaan ODP di seputar Desa Colo.

Selain itu, penghuni Rusunawa Bakalan Krapyak juga telah melayangkan protes pada Dinas PKPLH Kudus karena tempat mereka akan dijadikan lokasi karantina.

(raf)

KABAR BAIK, Lagi! 2 Pasien Positif Virus Corona di Kota Semarang Sembuh

Tukang Galon Air Mineral di Grobogan Cabuli Siswi SD saat Ditinggal Orangtua Sendirian dalam Rumah

33 Penjudi Sabung Ayam Dijemur di Polrestabes Semarang, Lalu Diminta Bersujud : Saya Bertobat!

BREAKING NEWS : 2 Pasien Positif Virus Corona di Kota Semarang Dinyatakan Sembuh Hari Ini

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved