Rupiah hari Ini

BI Yakin Rupiah di Level Rp 15.000/dolar AS hingga Akhir Tahun

Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/4), rupiah tercatat menguat 0,40 persen ke level Rp 16.430/dollar AS, dari hari sebelumnya.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Nilai tukar rupiah kembali terpuruk. Kemarin, kurs spot rupiah melemah 0,36 persen menjadi Rp 14.052 per dollar Amerika Serikat (AS). Serupa, kurs tengah rupiah Bank Indonesia terdepresiasi 0,57 persen ke level Rp 14.036 per dollar AS. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/4), rupiah tercatat menguat 0,40 persen ke level Rp 16.430/dollar AS, dari hari sebelumnya.

Meski demikian, Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar rupiah akan kembali menguat di level Rp 15.000/dollar AS hingga akhir 2020.

Gubernur BI, Perry Warjiyo memandang, saat ini nilai tukar rupiah masih memadai levelnya dan pihaknya terus melakukan stabilisasi.

"Stabilisasi nilai tukar rupiah agar bergerak stabil dan tentu saja dengan stabilitas yang setidaknya dalam sepekan terakhir ini berjalan secara baik, cenderung menguat sampai Rp 15.000 pada akhir tahun," ujarnya, saat teleconference, di Jakarta, Kamis (2/4).

Harga Emas Antam Bisa Sentuh Rp 1 juta

Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Deteksi Risiko Covid-19, Mirna Sebut EndCorona Cegah Berkembang

Mayat Wanita Bertato RAM-RUL Dalam Karung Terungkap, Ternyata Rusnah Dibunuh Suami karena Cemburu

KABAR BAIK: Ahli Pernafasan China Ini Sebut Pandemi Corona dapat Terkendali pada Akhir April 2020

Menurut dia, stabilitas nilai tukar rupiah bisa terjaga dengan langkah-langkah yang dilakukan bersama antara BI dan pemerintah.

"Sekali lagi kami memandang nilai tukar rupiah yang stabil itu adalah memadai, bahkan cenderung masih undervalued," ujarnya.

Perry juga menekankan, nilai tukar yang sempat disebut dan kemudian diberitakan sebesar Rp 17.500, dan skenario berat mencapai Rp 20.000 adalah skenario, bukan proyeksi.

"Kami meyakini nilai tukar rupiah sekarang ini memadai dengan langkah-langkah stabilisasi koordinasi yang sangat erat dengan pemerintah," tandasnya.

Sementara itu, Usai mengalami trading halt keenam pada perdagangan Senin (30/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berangsur  bangkit dan menutup perdagangan pada pekan ini di zona hijau.

IHSG kembali menguat hingga 2,02% ke level 4.623,429 pada penutupan perdagangan Jumat (3/4). Dalam sepekan terakhir IHSG menguat 1,71%.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved